chapter 1

111 11 0
                                        


"Kakak bisa kah kamu tidak pilih kasih"-ucap seseorang

Seseorang itu bernama Sabiru.

"Kakak gak pilih kasih SABIRU"-ucap kakak Sabiru dengan tegas

Kakak Sabiru bernama Mahendra, yang biasanya di panggil Mahen

"T-tapi Abang itu terlalu pilih kasih"-sabiru

"Udalah Abang capek sama kamu"-mahen

Mahen pun keluar dari kamar Sabiru, dan ia menuju ke ruang tengah untuk menyuruh adek²-nya yang lain untuk tidur.

Sedangkan Sabiru ia hanya bisa menangis sambil mendengarkan lagu favorit-nya.

Esok hari nya🌥️

"Dek ke laut yuk"-sean

Sean adalah Abang kelima nya Sabiru, oh iya Sabiru itu tujuh bersaudara.

"Ayokk, tapi Abang udah ijin sama bang Mahen"-sabiru

"Udah, kamu santai aja"-sean

Mereka pun berangkat

Ning-ning

Suara telepon terdengar dari hp Sean, Sean pun langsung menjawab panggilan tersebut

Kamu pergi ke mana Sean?-Mahen

Ke laut bang, Abang mau nitip sesuatu gak?-Sean

Gak deh, kamu bawa sabiru?-Mahen

Iya bang, emng kenapa?-Sean

Gapapa, soal nya di kamar nya gak ada-jawab Mahen

Udah dulu ya bang- Sean

Sean pun mematikan telepon itu, dan langsung menghampiri Sabiru yang sedang main.

"Dek mau makan gak" -tanya Sean ke Sabiru

"Ayo, tapi makan apa?"-sabiru

"Itu ada restoran, di situ aja, mau gk?"-Sean

"Ayokkk"-Sabiru

Mereka pun langsung pergi ke restoran terdekat.

Nosce te ipsum (END)Where stories live. Discover now