BL
HALISOL
MPREG
FANTASY
Karena dituduh mengkhianati membuat Solar sang elemental cahaya meninggalkan Tapops secara tiba-tiba. Tidak ada yang mengetahui kemana hilangnya dia.
Solar hanya meninggalkan jam tangan yang memiliki kuasa cahaya itu di naka...
Solar saat ini berada di kamarnya yang merupakan tempat tinggalnya selama di tapops. Sekarang ini waktu tengah malam menurut waktu bumi. Ia diam-diam tanpa sepengatahuan teman-temannya tengah berkemas untuk meninggalkan tempat dimana ia tumbuh kembang bersama.
Hal ini di sebabkan oleh mereka yang sudah tidak percaya kepada Solar, dikarenakan serangan alien jahat bernama Reta'ka membuat semua orang trauma.
Kejadian itu merupakan mimpi buruk untuk semua penduduk tapops tak terkecuali Solar yang kekuatannya disedot pertama kali, hingga menjadikannya seorang beban tim.
Melihat hal itu, para anggota tapops yang dulu selalu memujinya dan mengaguminya, kini mereka mengabaikan dan mengkhinati Solar yang sudah sejak kecil mereka jaga. Berpaling dengan mudah tanpa menghiraukan perasaan sang elemental cahaya yang kini hatinya terkoyak.
Solar menatap sebuah foto yang menampilkan 7 orang yang tengah berbahagia dengan senyuman lebarnya. Tangannya mengambil dan mengelus foto itu sebelum meletakkannya kembali di meja nakas.
"Hah—ini saatnya aku pensiun dini. Hahahaha mereka sudah tak percaya lagi padaku, untuk apa aku bertahan!" Solar melepaskan semua perlengkapan yang ada di tubuhnya. Dimulai dari jam tangan kuasa yang diberikan oleh ochobot ketika ia dan para sahabatnya berumur 8 tahun. Jam yang menemani dalam suka duka Solar dalam menjalankan misinya sebagai salah satu super hero.
Solar menatap lama jam itu sebelum meletakkan di nakas samping foto berada. Rasa sedih menyeruk dihatinya, tetapi apa boleh buat, mereka sudah tidak mengingkan dirinya kembali. "Maafkan aku, dan terima kasih sudah menemaniku selama ini." Solar tersenyum tipis ketika mengelus jam kuasa.
"Tuan! Apa pilihanmu sudah benar?" Sebuah suara terdengar di pikiran Solar. Solar tersenyum, ia mengangguk kepada penjaga dimensi jam kuasa cahaya yang berbentuk spirit beast rubah ekor 5 itu.
"Hem—aku sudah memikirkan lama, terima kasih sudah menemaniku selama ini Lixie. Aku berdoa jika kamu akan mendapat tuan yang lebih baik dariku." Lixie, nama yang Solar berikan pada rubah tersebut.
"Tetapi tuan yang terbaik untukku. Tolong pikirkan lagi tuan." Ujar Lixie seolah tidak rela jika Solar meninggalkan dirinya yang sudah menemaninya dejak kecil.
"Maaf aku tidak bisa!"
"Tuan—"
"Tidak apa Vier. Kau akan mendapat tuan sebentar lagi. Aku dengar para atasan tapops akan merekut tim baru, aku harap kau mendapat tuan yang baik."
Solar bersiap untuk pergi. Ia menggendong tasnya yang berisi alat-alat laboratoriumnya yang berharga dan beberapa alat tapops ciptaannya sendiri. Sebelumnya ia memakai mantel berbulu yang hangat.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Setelahnya, ia juga melepas topi dan kacamata visor khasnya. Menggantinya dengan kacamata mines biasa.
"Haah...waktunya kehidupan baru, selamat tinggal semuanya. Solar pamit dulu!" Meskipun tidak suara yang menjawab, Solar tetap berpamitan.
Ia merogoh saku celananya dan sebuah alat mirip handphone berada di tangan Solar. Solar mengotak atik dan seketika muncul sebuah portal yang berasal dari alat ciptaaannya itu untuk membawanya pergi jauh.
"Selamat tinggal."
Solar masuk dan seketika portal itu menghilang seolah tidak ada sesuatu yang terjadi di ruangan itu.