Awal

1 0 0
                                        

Teng teng teng

   Riuh gemuruh mulai terdengar, senyuman pun hadir diantara wajah wajah para siswa yang telah menahan kantuk dan lapar selama jam pelajaran berlangsung, tak terkecuali gadis gadis di ruangan itu yang berlarian menuju kaca untuk merapikan diri sebelum keluar dari kelas mereka.

"Hann ayo cepat nanti piscok nya habis" seorang gadis berteriak dari arah pintu kelas

"Iya bentar Mor ini mejanya aku rapiin dulu"

"Lama banget sih Han ayoo" teman mereka yang lain pun ikut tidak sabar

"Iya iya ini udah selesai, ayoo" gadis itu akhirnya selesai merapikan meja dan menuju ke arah teman temannya. Mereka adalah 4 sekawan jika di urutkan dari yang paling tinggi maka urutan nya dimulai dari Zila, Hanna, Shifa, dan yang terakhir Mauri

Mereka pun berjalan beriringan, Hanna bergandengan dengan Shifa dan Zila bergandengan dengan Mauri.

"Eh kita tinggal sebentar lagi ya disekolah ini" ucap Zila

"Iya kan tinggal belajar bentar terus ujian praktik, UAS, terus perpisahan deh" jawab Mauri

"Yahh nanti gabisa lagi jajan bareng bareng gini" shifa ikut menyahut

"Makanya sekarang kita puas puasin jajan bareng bareng" Hanna pun ikut bersuara

lalu mereka ber-empat berjalan menuju kelas 12 MIPA 4, karena disitu lah mereka akan membeli jajanan kesukaan mereka "Piscok", setelah selesai membeli piscok, mereka pin bergegas menuju koperasi sekolah, Zila dan Shifa sangat suka membeli susu dan roti sedangkan Mauri suka membeli lontong, yang terakhir Hanna sangat menyukai bakpau coklat. Setelah mereka semua selesai membeli jajanan mereka pun kembali ke kelas mereka, 12 MIPA 1

Sesampainya di kelas, Mardi langsung menghampiri meja Mauri

"Ehh Mor katanya di panggil tuh, mau ngomongin masalah study tour"

"Lah study tour nya jadi?" Sahut Hanna

"Iya jadi Han, tapi harus ngomong dulu ke Pak Kepsek"

"Ohh jadinya tanggal berapa Mar?" Tanya Shifa

"Katanya sih tanggal 08 Februari" Fakhrul menyahut

"Apa sihh aku ngomong sama Mardi bukan sama kamu" Ucap Shifa

"Memangnya kenapa sayang kalo aku yang jawab" Fakhrul memang sering menggoda Shifa, bahkan bisa dibilang sudah menjadi rutinitas sehari harinya

"Eh Mar, harus aku yang keruang Kepsek?" Tanya Mauri

"Ngga sih, katanya 2 orang perwakilan per-kelas"

"Yaudah si Nura sama Cilla aja mereka kan pinter ngomong" Sahut Zila

"Iya juga ya, yaudah mereka aja"

(ini posisnya Mardi ketua kelas, Mauri bendahara, dan Zila sekretaris)

"Nur, Cil kalian keruang Kepsek ya, ikut ngomongin study tour"

"Okeyy" Sahut mereka berdua, lalu mereka pun bergegas keruang Kepsek untuk merundingkan hal tersebut

"Kita berdoa dulu semoga study tour nya jadii, kan kita belum tau gimana ACC nya" Ucap Zila

"Iya tuh bener, kita berdoa dulu yuk Mor pimpin doa dong" Sahut Shifa

"Oke oke ayo berdoa, semoga study tour nya jadi biar nanti kita bisa senang senang disana Aamiin"

"Aamiin" keempatnya mengaminkan doa itu, setelah menunggu agak lama akhirnya Nura dan Cilla pun kembali ke kelas mereka

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 22, 2024 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

HujanStories to obsess over. Discover now