Syahira Maharani, seorang gadis berumur 17 tahun. Yang hidup sederhana di sebuah desa kecil, Ia tinggal bertiga bersama ibu dan adik laki-lakinya.
Bagaimana jadinya jika sesuatu yang tak pernah ia duga sekalipun. Atau bahkan melintas dipikirannya, i...
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
* *
Syahira menatap datar pria didepannya, meskipun dalam hati ia merasakan perasaan yang rumit, antara kebahagiaan kesedihan dan juga kekecewaan. Pertemuan ini adalah pertemuan pertama mereka setelah sekian lama terpisah.
Pria itu pun sama, tidak menunjukkan ekspresi emosi apapun. Tatapannya tajam, seolah-olah mencoba membaca pikiran Sahira. Mereka saling menatap dalam keheningan yang tegang.
Syahira mencoba mengendalikan diri, menahan air mata yang ingin keluar. Ingin rasanya ia memeluk pria itu dengan begitu erat. dan mengatakan 'jangan tinggalkan aku lagi' tapi ia tak bisa.
ia merasa seolah ada pagar pembatas yang menghalangi niat nya ini, apalagi ia menyadari jika sorot mata pria itu, sepertinya tidak mengharapkan kehadirannya sedikit pun.
Syahira merasa sedih karena telah lama merindukan sosoknya, namun juga kecewa karena pertemuan ini tidak seperti yang ia bayangkan.
Syahira, dalam ketegangan yang terjadi, memutuskan untuk memecahkan keheningan dengan mengajukan pertanyaan yang menggantung di udara. "Apakah kau ayahku?" Suaranya terdengar lirih.
Keheningan tercipta untuk sesaat, angin terdengar berhembus dengan lembut membelai keduanya.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.