Hari ini awan mendung cuaca tampak tidak bersahabat gemeletuk petir sesekali terdengar.
dan riuh riuh keributan yang muncul di benak seorang gadis yang berdiri di depan pagar tinggi nan mewah itu
"non aurora kenapa gak masuk?" tanya seorang perempuan baya dari belakang
Aurora---gadis itu menoleh terlihat dari raut wajah pucat itu bahwa ia ketakutan untuk masuk kedalam
"Ra takut bi..." lirih aurora
bi nari----perempuan baya yang bekerja sebagai art dirumah itu selama 10 tahun itu mendekat memeluk erat gadis yang sudah ia anggap sebagai anaknya
"sama bibi yuk gausah takut"ucap bi nari menggandeng tangan Aurora memasuki rumah besar nan mewah milik keluarga Eason
CKLEK
semua orang yang berkumpul di ruang tamu menoleh, pria berkacamata dan bertubuh tegap yang sudah berusia 44 tahun itu berdiri menatap nyalang gadis yang berstatus sebagai anaknya
"AURORA!" teriak pria itu kencang seluruh orang yang berada di rumah itu terkejut dan takut bulu mereka sudah berdiri sejak aura membunuh dari dalam seorang Netama Eason,ayah aurora sekaligus bos perusahaan EasonCorp yang sebentar lagi bangkrut karna terlilit banyak utang dengan perusahaan AgdCorp
aurora menunduk perempuan itu sudah menduga jika ia akan kena marah seperti ini
genggaman di tangannya semakin erat bi nari perempuan itu selalu berada di sisi aurora dalam keadaan apapun
"SINI KAMU!" elusan di lengannya membuat Tama menoleh
"jangan terlalu kasar sama anak kita mas,dia perempuan" ucap Jasmine, istri sekaligus ibu kandung Aurora berbeda dengan tama jasmine lebih sabar.
kaki kecil aurora berjalan pelan mendekat ke ruang tamu kepalanya masih setia menatap lantai keramik rumahnya.
Kini posisi aurora dan tama hanya 3 langkah, aurora tak berani menatap mata merah seperti miliknya
"apa yang sudah kamu lakukan terhadap EasonCorp?"tanya tama to the point, ia tak habis pikir bagaimana bisa putrinya ini menghancurkan bisnis yang sudah ia bangun bertahun tahun hanya dalam waktu sebulan
"AURORA EASON JAWAB!" Tama sudah mencapai puncaknya
"Ra cuma-"
"cuma apa? cuma meminjam uang milik AgdCorp dengan embel embel investasi kantor tapi nyatanya? malah kamu pake buat seneng seneng IYA?!" potong tama marah
"2MILYAR AURORA 2MILYAR! ITU BUKAN UANG YANG KECIL!!" Jasmine kembali mengelus lengan suaminya
"aurora sayang kenapa kamu lakuin itu hm? apa uang dari papa belum cukup untuk kamu pakai sayang?"tanya jasmine lembut---sudah kukatakan jika jasmine lebih sabar daripada suaminya
"ra.. minta maaf pa... ra cuma pengen beli pake uang ra sendiri bukan dari papa ataupun bunda-"
"TAPI TIDAK SEPERTI ITU CARANYA AURORA!"lagi lagi tama memotong ucapan aurora, tama memijat pelipisnya kepalanya sudah pusing memikirkan hal ini
"AdgCorp meminta segera uang itu jika uang itu tidak dikembalikam dalam waktu satu bulan EasonCorp hanya menjadi kenangan" ucap Tama mulai mencoba tenang bokongnya menempel pada sofa biru itu tapi nyeri dikepalanya tak kunjung mereda
"apa kamu bisa mengganti uang itu dalam waktu 30 hari?" tama menatap putrinya lelah
aurora menggeleng, bagaimana bisa ia mendapat uang 2 milyar dalam waktu sebulan?
"kalau begitu pakai plan b" ucap tama kemudian
"plan b?" tanya jasmine, perempuan itu tak diberitahu apa apa mengenai hal ini
"Aurora akan menikah dengan putra sulung pemilik AgdCorp" ucap tama membuat mata aurora membelalak.
***
lanjut bab 1👇
KAMU SEDANG MEMBACA
ATARA
Fiksi RemajaFOLLOW DULU SEBELUM BACA!! Terlilit milyaran utang Gadis bermata merah yang memiliki nama Aurora Eason harus menikah dengan ketua geng Andastar yang terkenal kejam dan tak punya hati untuk melunasi utang itu *** Jaxie Anggredinata, ketua geng Andast...
