MSBIMH:Awal pertemuan

15 3 0
                                        

Matahari sudah menampakkan dirinya dari sebelah timur , memberikan cahaya yang hangat bagi manusia, cahayanya menyinari salah satu kamar yang ada di mansion , cahaya itu masuk melalui celah-celah jendela, menyinari seseorang yang tengah tertidur pulas dengan boneka di tangan nya.

"Non ,ini bibi ,apa non sudah bangun"tanya seorang pembantu yang ada di mansion ini dari luar kamar , namun tak kunjung mendapatkan jawaban

Seorang pembantu tadi turun dan menghampiri seorang wanita yang berusia sekitar 30 an .

"Maaf nyonya ,nona muda tidak bangun-bangun,saya sudah mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban sama sekali"ucap pembantu tadi

"Huftt,tidak apa-apa bi , sekarang bibi boleh kembali ke dapur ,biar saya saja yang membangunkan Vanya"ucap seorang wanita yang ber status sebagai mama Vanya

Setelah berkata,mama Vanya berdiri dan pergi ke kamar Vanya guna membangunkan anak bungsunya itu .

Tok
Tok
Tok

"Vanya sayang, bangun nak ,nanti kamu telat loh"ucap mama Vanya

Klekk

Pintu terbuka menampilkan seorang pemuda cantik yang masih tertidur ,mama Vanya memasuki kamar sang putri ,lalu membuka gorden yang berada di jendela ,lalu duduk di ranjang Vanya.

"Vanya , bangun nak ,ini hari pertama kamu masuk sekolah Lo , nanti kalau telat "ucap mama Vanya sambil menggoyang-goyang tubuh Vanya .

"Eughh ,lima menit lagi ma"rengek Vanya

"Ngga ada lima menit lagi, lima belas menit lagi gerbang mu sudah di tutup Van"jawab mama Vanya

"Hmm"gumam Vanya dan mama vanya yang melihat itu hanya geleng-geleng kepala.

"Mandi gih , seragamnya mama siapin"ucap mama Vanya lalu pergi ke arah lemari Vanya

Vanya dengan gontai berjalan ke kamar mandi ,ia menuju wastafel lalu mencuci mukanya, setelah itu ia menggosok gigi dan melanjutkannya mandinya.

Klekk

Vanya keluar dengan badan yang fresh ,tapi tidak dengan wajahnya ,ia masih menampilkan raut wajah ngantuk .

Seragam Vanya sudah ada di atas kasur ,lalu ia mulai memakai seragam nya hingga selesai .

"Ma , Vanya mau di kepang dua ya ma",ucap Vanya dan di angguki oleh mama nya

"Nah udah , cantik sekali anak mama ini ,sudah besar juga "ucap mama Vanya sambil mencolek dagu Vanya ,Vanya yang di perlakukan seperti itu menjadi malu dan menampilkan semburat warna merah di pipinya.

"Sudah,ayo turun "ucap mama Vanya dan di angguki oleh Vanya

"Mama mana pa"tanya seseorang yang baru sampai,lalu duduk di meja makan

"Biasa , adikmu"jawab orang yang di sebut papa

Tak
Tak
Tak

"Good morning paa,dan Abang"ucap Vanya

"Goo morning too,sayang/adek "jawab semua orang yang ada di meja makan

"Pa ,Vanya mau montor sport "ucap Vanya yang membuat sang papa kaget

"Uhukuhuk"

"Ya ampun pa ,ni minum dulu"ucap mama sambil menyodorkan air putih

"Yang benar saja Van ,kamu masih kecil gini mau naik motor besar begituan"jawab papa nya

"Ishh ,papa ni sukanya body saming melulu" ucap Vanya

"Yaelah dek dek ,gitu aja ngambek "ucap seseorang yang berstatus sebagai Abang nya Vanya

My Senior Brother Is My Husband Stories to obsess over. Discover now