Pertemuan yang Membawa Kenyamanan

41 2 2
                                        

    Pada suatu malam di atap gedung di di kota Buckingham, Inggris, ada remaja yang duduk di tepi gedung dan menatap ke bawah. Dia mempunyai mata coklat dan rambut yang berwarna hitam dengan gaun hitam terlihat sangat lesu dan tidak memiliki keinginan untuk meneruskan hidupnya.

    Tiba tiba, ada seorang wanita dengan mata merah dan juga rambut abu - abu yang menghampiri remaja tersebut dan bertanya. Wanita itu bertanya"Lagi sendirian nih? Boleh aku temenin?"

    Remaja itu pun mengangguk. Dan, mereka duduk bersama di tepi gedung di malam hari.

    "Ada angin apa nih? Tumben aku ngelihat cewek cantik duduk sendirian di sini," sambung si wanita.

    Remaja itu tetap diam dan tidak bereaksi dengan pertanyaan itu. Wanita itu pun berkata.

    Wanita itu duduk semakin dekat ke remaja itu. Dan, wanita itu pun bertanya, "Mau denger cerita gak?"

    Remaja itu pun melihat dia dengan tatapan dingin karena didekati.

    "Hey, jangan ngelihatin aku kayak gitu dong. Aku gak bakal apa apain kamu. Aku cuma mau cerita," ucap si wanita sambil menjaga jarak kembali agar remaja itu merasa nyaman.

    Setelah mendengar itu, remaja itu agak bosan, jadi ia pun mengangguk karena kebosanannya.

    Wanita itu pun mulai bercerita, "Pada suatu hari, terdapat sepasang suami istri yang bahagia karena si istri akan melahirkan. Tapi kebahagian itu tak bertahan lama, karena dokter mendiagnosis bahwa istrinya berkemungkinan akan mati setelah melahirkan anak kembar mereka."

    Remaja itu mendekat karena tertarik dengan apa yang akan pasangan suami - istri itu lalui.

    Wanita itu melanjutkan, "Lalu si istri pun berkata, 'Tenang, aku pasti akan baik baik saja. Kan kupastikan melahirkan anak kembar kita dengan selamat.'. Mereka pun bergenggaman tangan saling menguatkan satu sama lain."

    Terdapat jeda sesaat sebelum wanita itu melanjutkan ceritanya, "Tapi takdir berkata lain, si istri meninggal agar kedua anak mereka dapat lahir. Membuat si suami menjadi agak depresi. Tapi, depresinya tak bertahan lama karena dia tetap harus menjalakan hidupnya demi kedua putrinya dan demi istrinya."

    Remaja itu sedih mendengar cerita itu.

    Dengan nada yang agak berat, wanita itu mengatakan, "Tapi, kemalangan tidak hanya sampai disitu saja."

    Remaja itu agak terkejut mengetahui bahwa cerita itu masih berlanjut.

    "8 tahun berlalu, mereka bertiga dan keluarga besarnya akan pergi berekreasi di luar kota. Tapi pada perjalanan mereka, kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan. Kecelakaan itu mengakibatkan semua orang yang ada di dalam kendaraan itu meninggal terkecuali anak kembar tersebut," lanjut si wanita.

    Remaja itu membendung air mata dan mencoba agar tidak menangis.

    "Mereka pun hidup dengan sisa dari harta keluarga mereka. Beberapa tahun pun berlalu, mereka hidup dengan banyak kesuliatan yang menghampiri mereka, dan tidak jarang ada orang - orang jahat yang ingin mendapatkan harta warisan mereka. Karena salah satu dari mereka tidak tahan dengan semua kesulitan ini, dia pun bunuh diri diusianya yang baru 12 tahun," ujar si wanita dengan melihat ke bawah dengan pemandangan orang berlalu-lalang.

Mimpi ShirrayDonde viven las historias. Descúbrelo ahora