PROLOG

296 18 6
                                        

#SequeloffIMYOURBROTHER
#SecondHope
#ANDREANXALVARO

Helo-helo selamat pagi ^_^
Adakah disini yang kangen bunda Valak? Eh... bunda Ria 😍

Sebelum Next mohon diperhatikan
⤵️

PATUHI ATURAN DAN KEBIJAKAN DARI PENULIS YA, BABY 😘

⚠️WAJIB BACA CERITA PERTAMA DENGAN JUDUL: I'M YOUR BROTHER
HARUS SAMPAI SELESAI
SEBELUM NEXT, KARENA SALING TERKAIT⚠️

*)Tenang saja, meski on proses naskah siap terbit tapi nggak Bunda Unpublish sama sekali. Karena versi wattpad dan versi novel akan berbeda😈

⚠️ FOLLOW De_Ria
⚠️VOTE, KOMEN, SHARE

⚠️Support YouTube Bunda dengan subscribe di De Ria Official
.
.
.
.

⚠️Jika terjadi Plagiat/Ada yang melakukan tindakan sekeji itu pada karya bunda, maka bunda tidak segan-segan untuk menghapus karya ini dan memprosesnya secara hukum⚠️

.
.
.
.
.
.
.

⚠️PATUHI⚠️

_________________________________________

HAPPY READING

#Andreanluv
#Alvaroluv
#lmyourbrotherluv
#Derialuv

WELLCOME TO SEQUEL OF IM YOUR BROTHER
.
.
.
.
.
.
.

》》《 ○●○●○●○●》《《

Harapan...

Apakah kau percaya dengan kata itu?

Setelah dihancurkan oleh kebenaran yang begitu menyakitkan.

Atas sekenario dari Tuhan yang tak pernah kau duga...

Yang mengungkap begitu banyak rahasia...

"Tuhan..."

"Jika memang harapan kedua itu ada..."

"Aku hanya ingin mengulang waktu untuk bahagia..."

》》《 ○●○●○●○●》《《

_________________________________________

Di bawah lebatnya hujan yang turun di malam itu, seorang cowok melajukan motor sportnya dengan kecepatan tinggi. Rasa kecewa dan penyesalan, itulah yang saat ini membelengu rasa di hatinya.

Kedatangannya di arena balap liar malam ini berhasil mengundang rumor miring dari orang-orang. Dengan keji mereka berupaya mengungkit kematian saudara kembarnya yang terjadi dua tahun lalu, memaksa luka yang mustahil untuk sembuh itu meradang dan mengalirkan darah.

Beribu cara telah ia gunakan untuk menutup semua penyesalan dengan cara bersikap baik-baik saja, namun tidak dengan ingatannya yang masih segar.

Semuanya terasa mimpi yang menjadi alasannya untuk menyerah dan lenyap dari dunia.

"Arghhh...."

Alvaro berteriak keras. Cowok itu menghentikan motor sportnya di tengah jalan lalu membanting helm full facenya sampai hancur tidak berbentuk.

"Gue gak menyangka, ternyata Alvaro tidak tau apa-apa tentang Kakaknya!"

"Dendam seakan membutakan matanya!"

"Hahahaha... fakta baru terungkap, selama ini yang menjadi pembunuh itu Alvaro, bukan Andrean!"

Sekuat tenaga Alvaro menarik rambutnya, sesekali ia memukuli kepalanya berusaha melenyapkan suara yang terus berdenging memenuhi telingannya. Cowok itu tersiksa, tubuhnya meluruh dengan kedua lutut menghantam aspal.

"Cukup! Cukup! Keluar dari kepala gue!"

Tangan Alvaro yang terkepal memukul kuat aspal itu hingga mengalirkan darah. Tak ada rasa sakit, tubuh Alvaro mati rasa.

"Tuhan! Kenapa setelah dia pergi rasanya begitu sakit!" teriak Alvaro di bawah lebatnya hujan. Suara petir dan guntur yang menggelegar mewakili dirinya yang hancur.

"Tuhan.... Jika memang harapan kedua itu ada, jika memang kesempatan kedua itu benar-benar nyata. Aku hanya ingin mengulang waktu untuk bahagia!"

Suara petir yang terdengar menggelegar menambah kesan mencekam, tak berselang lama ada motor sport yang berhenti di dekatnya.

Sesosok cowok dengan pakaian serba hitam turun dari motornya, masih dengan memakai helm full facenya dia melangkah mendekati Alvaro.

"Bangun...," ucapnya dingin, tak lupa mengulurkan tangan. Beberapa detik Alvaro terdiam memandang uluran tangan sosok misterius di hadapannya itu.

"Lo siapa?" Alvaro berucap parau.

Dengan tatapan dingin cowok itu melepas helmnya, membuat keduanya saling pandang. Detik itu juga air mata Alvaro mengalir membasahi pipinya.

"Ka-kakak...."

_________________________________________

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Tbc

.
.
.
.
.
.
.
.
.

Next nggak nih?

Penasaran?

.
.
.
.
.
.

.
.
.
.

Gimana perasaan kalian setelah tau si kembar Come Back

.
.
.
.

See you next part
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

.
.
.
.
.
.

Second Hope| Sequel Of Im Your Brother (On Going)Stories to obsess over. Discover now