Bab 1

6 1 0
                                        


WOY CEPETTTT, KALIAN LELET YAA....."

"YANG TELAT NANTI KENA UKUMAN "

"DEK BURUAAN BARISS"

suara suara itu terdengar lantang ketika langkahku melaju bersama teman-temanku yang baru saja aku kenal. Berangkat di saat matahari belum muncul, dan sudah arus siap padamu ari masih gelap.

Ini aku Rayna yang hari ini sedang mengikuti OSPEK karena baru jadi mahasiswa baru. rasanya sangat malas sekali arus pergi pagi dengan printilan printilan alay ini. baju putih, rok hitam, papan nama, tas ransel, pita rambut. Pandangan ku awal masuk kampus ini adala wa keren bisa ketemu cowok ganteng, cowok pinter , anak teknikkkkk wkwkwk. nyatanya aku terjatuh ole ekspektasi. Ternyata tidak ada teman- teman semua, lebih tepatnya aku yang salah memilih fakultas dan jurusan di kampus ini. kampusku Universitas Pencetus Bangsa merupakan kamus dengan banyak cabang dan asalnya aku berada di jurusan yang mengaruskan aku dicabang bukan dipusat. tentu saja aku merasa jadi anak tiri dan punya stereotipe negative

Lelah dengan pikiranku aku mulai berlari dan menuju ke barisan ku.

"alooo kamu jurusan apaa?" suara itu mengalihkan perhatianku

"aku kimia terapan , kalau kamu jurusan apa?"

" aku Teknik Lingkung , o iyaa kenalin aku Mayra Ambarwati "

" wa tekling, aku Rayna Saraswati salam kenal ya"

"WOYYYY YANG DIBELAKANG JANGAN BERISIK YANG TENANG " lagi lagi suara kakak- kakak ospek memekakakan telingaku dan menggangguku yang sedanga berkenalana dengan Mayra.

"Selamat pagi teman- teman mahasiswa baru Universitas Pencetus Bangsa semoga teman teman dalam keadaan sehat dan semangat ya dalam mengikuti agenda hari ini" ternyata acara hari pertama sudah akan dimulai. dan di atas podium aku mulai melihat jajaran jajaran petinggi kampus.

sambutan dari ketua pelaksana mulai mengganggu fokusku,aku merasa bawa mengapa ospek ini arus berbeda antara kampus pusat dan cabang. aku jadi sedikit menyesal masuk akmpus ini, karena kampus cabangku ini tidak terlalu diperhatikan. aku akaui caranya memberi sambutan berkata dan berbicara sangat bagus tetapi tak bisa kupungkiri aku tetap iri dengan OSPEK di kampus lain dan di kampus pusat ku

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 11, 2023 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Rania and The ProgressStories to obsess over. Discover now