~~
Brakkk
Tubuh seorang gadis dengan jas putih dokter itu terdorong menabrak sebuah trolley obat-obatan yang tadinya tergeletak disamping jalan masuk Nursery station. Gadis itu tidak sempat menghindar karena saat itu posisinya membelakangi si pelaku yang mendorongnya.
"Akhhh" Suara pekikan tertahan gadis yang didorong tersebut, saat tubuhnya mendarat dilantai dengan posisi tersungkur, beruntung kepalanya tidak sampai membentur trolley.
"DASAR WANITA PENGGODA KAMU YA" Belum sempat si gadis yang jatuh dilantai itu sadar dengan situasi yang terjadi, tiba-tiba rambutnya sudah ditarik kasar oleh seorang wanita, yang juga adalah pelaku pendorongnya tadi.
"Awww" dokter perempuan itu kembali mengaduh kesakitan karena rambutnya yang ditarik kasar oleh wanita yang tidak dikenalnya, tangannya berusaha menahan tarikan dirambutnya.
Suasana ruang Instalasi Gawat Darurat RS Cahaya Harapan disuatu hari dijam yang masih cukup pagi itu, mendadak menjadi ricuh dengan aksi seorang wanita dewasa yang tiba-tiba datang dan melakukan penyerangan kepada salah satu dokter internship.
Seorang perawat senior yang kebetulan berdiri didekat keduanya, berusaha untuk menghentikan.
"Mbakk berhenti! Ini ada apa ya? Kok tiba-tiba nyerang dokter kami?" Si perawat senior dengan name tag Kartini itu bertanya sambil berusaha ikut menahan tangan wanita yang menarik rambut si dokter muda.
Sementara dokter dan perawat-perawat lain yang tadinya sibuk dengan tugas masing-masing diruang pemeriksaan dan triage teralihkan karena kejadian ribut-ribut itu, Jangan lupakan beberapa pasien yang juga ikut mengintip karena penasaran.
"Wanita penggoda ini sudah berani menggoda suami saya, Hm ayo kamu ngaku kamu yaa!! Percuma kamu sekolah tinggi-tinggi, pakai jas putih dokter seperti ini tapi kelakuan kamu sama sekali nggak menunjukkan orang berpendidikan tinggi" Siwanita dewasa yang kira-kira berada diusia awal 30-an itu masih berapi-api mengeluarkan makiannya kepada si dokter muda.
Dua orang pria dengan seragam security datang dengan langkah berlarian dari arah pintu masuk IGD.
"Security tolong tahan mbak ini" Suster Kartini memerintahkan dua orang security tersebut untuk menahan wanita yang mengamuk itu, lalu dirinya bergerak membantu dokter muda tadi untuk berdiri.
"EH KALIAN JANGAN NGALANGIN SAYA YAAHH.." Wanita pembuat keonaran itu berontak saat tangannya ditahan oleh dua security Rumah Sakit.
"Mbak tolong tenang ini di rumah sakit" Salah seorang security yang menahan tangan siwanita pembuat keributan memperingatkan.
"Iya mbak, bicarakan baik-baik dong.. Masalah mbak ini apa? Kenapa datang-datang dan nyerang dokter kami?" Suster Kartini kembali bertanya, sambil berdiri didepan tubuh si dokter muda.
Dokter muda dengan name tag 'dr Venus Valencia' itu mengelus-elus kepalanya yang ngilu karena sehabis ditarik rambutnya oleh wanita tadi. Sebenarnya dia juga penasaran, mengapa wanita itu menyerangnya dan menyebutnya sebagai wanita penggoda, padahal dia sendiri tidak kenal dengan wanita itu.
"PEREMPUAN INI SUDAH MENGGODA SUAMI SAYA" Wanita yang ditahan dua security itu kembali berteriak sambil menunjuk kepada Venus yang berdiri dibelakang suster Kartini.
Venus keluar dari belakang tubuh suster Kartini dan langsung bertanya kepada wanita yang menyerangnya itu "Anda kalau bicara hati-hati ya, saya bahkan tidak kenal dengan anda" Venus tidak terima dengan tuduhan tidak beralasan itu, apalagi sekarang banyak orang yang menonton mereka, ini benar-benar memalukan baginya.
"HALAH NGGAK USAH PURA-PURA NGGAK NGAKU KAMU YA? DASAR PELAKOR KAMU CUHH" Wanita itu kembali berkata dengan suara teriakan nyaring sambil membuang ludah ke Venus, untung gadis itu sempat mundur menghindar.
YOU ARE READING
BEAUTIFUL VENUS
RomanceBeauty is privilege Tapi buat Venus Valencia Tata Surya Beauty is disaster Belum ada 6 bulan Venus magang sebagai dokter internship di rumah sakit, masalah terjadi. Seorang wanita awal 30-an tiba-tiba datang dan menyerangnya saat sedang bertugas di...
