chapter1: PERNIKAHAN

40 2 0
                                        

"mereka sudah menunggumu di altar" seorang wanita setengah baya masuk ke dalam ruangan pengantin wanita, nampak raut sedih terlihat di wajah sang pengantin. Bagaimana bisa pengantin wanita menunjukan senyumnya jika hari ini dia harus menikah dengan pria yang tidak dia kenal.

Alona rodrigo. gadis lugu yang tidak tau kenapa dia harus di jadikan mempelai wanita,yang Alona tau jika dia akan menikah dengan Valentino Giorgino,seorang pengusaha kaya raya yang memiliki segalanya,namun Valen sapaan akrab Valentino adalah seorang pria dominan dan memiliki sikap dingin.

"Ayolah Lona....jangan memasang wajah seperti itu"
Bujuk wanita yang mungkin adalah pelayan keluarga Valen,

"Tuan muda akan semakin marah jika melihat mempelainya terlambat"

"Kenapa dia ingin menikahi gadis sepertiku?" Alona memberanikan diri untuk bersuara,walaupun kini dirinya merasakan jika sekujur tubuhnya bergetar.

"Jika kau ingin tau jawabannya,kau harus menikah dengan tuan muda" wanita setengah baya tadi duduk di samping Alona,dan menggenggam tangan Alona.

"Setelah itu kau bisa bertanya padanya" lanjutnya lembut

"Bagaimana bisa aku menikahi pria yang tidak aku sukai" Alona menghela nafas

"Bahkan aku sama sekali tidak tau siapa dia" tambah Alona dengan suara hampir tidak terdengar.

"Keluarga giorgino bukanlah keluarga sembarangan,tentu kau sudah mendengar nama giorgino di seluruh texas"
Wanita setengah baya tadi berdiri,dan mengulurkan tangannya.dia menganggukan kepalanya seakan memberikan isyarat jika alona harus bisa percaya padanya.

                         ************
Di dalam gereja terdengar suara para tamu yang sudah lama menunggu mempelai wanita datang.
Valen yang sudah berdiri sedari tadi di depan altar hanya menatap dingin pada altar pernikahannya

"Tuan...dia sedang menuju kemari"
Seorang pria dengan rambut pirangnya,menghampiri valentino.nampak si pria menaruh rasa hormat yang tinggi pada valentino.sedangkan si tuan hanya diam dengan tenang dan masih setia menatap alatar di depannya.

"Berapa lama waktuku yang terbuang?" Ucap valen dingin dan datar

"Hanya tiga puluh menit tuan"

"Hanya tiga puluh menit?" Valen menatap pria berambut pirang di sebelahnya.

"Maaf tuan" menundukan kepalanya

"Siapa dia,sampai aku harus berdiri di sini dan menunggunya"

"Tapi tuan...jika tidak ada alona,mungkin keluarga anda akan sangat malu"

"Apa kau sedang menasehatiku?'

"Maafkan saya sekali lagi tuan"

Valentino tidak lagi menggubris permintaan maaf asisten pribadinya. Iya pria berambut pirang yang sangat setia pada valentino itu adalah tangan kanan valen. Carlos benington tangan kanan sekaligus sahabat valen.dia sangat paham dan tau tabiat valen di samping itu carlos juga sangat sabar dalam menghadapi sikap valen yang dominan dan dingin.

"Pengantinmu sudah datang tuan" mata carlos melihat sosok gadis yang berjalan di samping tuan besar yang tidak lain adalah ayah valen. Tuan dallas giorgino.

Valen menatap alona yang sedang berjalan menujunya dengan tatapan yang tidak bisa di artikan apa dari tatapan yang valen berikan pada alona. Pada saat tuan dallas sampai di depan altar dan memberikan tangan alona pada valen putra semata wayangnya.

"Dia adalah gadis pilihan ayah,ayah serahkan dia padamu,jagalah dia"
Tuan dallas memberi nasehat pada valen.

Valen segera menggantikan posisi ayahnya,di raihnya tangan mungil alona.hingga kini alona bisa menggenggam tangan pria dingin itu.

MARRIAGE  AGREEMENTStories to obsess over. Discover now