Bab ini sangat berbeda dari deskripsi sebelumnya
Happy reading
Gelapnya malam tak mampu membuat seseorang perempuan, mengurungkan niatnya untuk tidak keluar rumah nya di malam hari. Sambil membawa seorang bayi yang ada di gendong nya, bayi kecil itu tertidur lelap di gendongan sang ibu, mulutnya kecilnya tersumpal oleh Pacifier.
Suasana malam memang sepi dan dingin tapi Langit malam tampak indah, akan bercikan kembang api yang menghiasi langit yang awalnya gelap, kini terlihat sedikit terang akibat kembang api yang menghiasi langit malam.
Ya hari ini tepat pergantian tahun, dimana sebagian orang tengah merayakan nya. Namun suasana di perumahan elit itu tampak sepi tidak ada satu orang pun di setiap rumah.
Tapi ada seorang wanita, entah apa yang wanita itu lakukan di malam yang sangat larut ini Wanita itu berjalan tanpa tujuan.
Wanita itu menunduk guna melihat wajah anaknya yang tertidur, jari-jari lentik nya membelah wajah manis putra nya. Sambil berkata
"maaf kan ibu ya nak, karena ibu harus melakukan ini demi kebaikan kamu" ucap nya menatap wajah damai putra nya yang tertidur pulas.
Kaki nya yang di balut ti dengan sepatu berwarna putih berjalan di sebuah perumahan elit, Ia hanya melewati gang kecil yang menebus perumahan tersebut. Sedangkan dirinya tinggal tak jauh dari tempat itu sendiri.
Namanya Virandah Roses Mahardika, perempuan berusia 23 tahun kerap di panggil Roses, atau vira entah apa yang di pikiran oleh wanita itu.
Suaminya telah pergi ke sisi Tuhan dua bulan yang lalu untuk selamanya, Karena sebuah kecelakaan yang menimpa suaminya.
Dia Arya pria 23 tahun Pria yang begitu baik rela banting tulang demi menghidupi sang istri dan juga calon anaknya, Namun sepertinya tuhan lebih menyayanginya. Ia di beri kabar oleh atasan suaminya, Atasan suaminya berkata bahwa Arya telah meninggal dunia akibat kecelakaan berkerja.
Tapi dia tidak bisa melihat wajah suaminya untuk terakir kalinya, karena suaminya itu langsung di bawa oleh keluarga dari suaminya. Bahkan ia tidak melihat dimana suaminya di kebumikan.
.
.
.
.
Dan tak lama ia pun sampai di sebuah mansion yang sangat besar namun terlihat sepi seperti tak berpenghuni, Namun ia tidak menghiraukan nya ia tetap yakin dengan tujuan utamanya itu harus membuang putra kecil, yang baru lahir satu Minggu yang lalu.
"Seperti nya kita akan segera berpisah nak, maaf kan ibu ya nak yang tidak bisa mengurus mu" ucap nya sambil mencim pipi putranya.
"Maaf ibu, harus melakukan ini ibu sangat menyayangimu nak, tumbuh lah menjadi laki-laki yang kuat seperti ayah mu dan baik hati." Ucap nya sambil membelai pipi putranya.
"Ibu harus melakukan ini, sebenernya ibu tidak mau berpisah denganmu tapi.. hiks" ujarnya tak bisa menahan tangisnya di akhir kata.
"Maaf hiks maafkan, ibu sayang hiks Arya maaf aku harus membuang putra kita. aku jahat ya sayang? Tapi hanya ini yang bisa aku lakukan, Aku tidak mau putra kita kenapa-kenapa, dan maaf karena aku telah mengkhianati cinta mu" lanjut nya dengan akhir kata yang ia ucapkan dalam hati.
"Sayang ibu pergi ya maaf kan ibu" walaupun berucap demikian tapi vira tak kunjung bangkit dari duduknya.
"Ibu melakukan ini demi keselamatan mu ibu tidak mau, kamu menyusul ayahmu ibu. hanya ingin melihatmu tumbuh walaupun ibu harus melihatmu dari jauh, dan melihatmu bahagia dengan orang lain Tapi ibu senang karena ibu bisa melihatmu,...
ESTÁS LEYENDO
Noah Sky Archel El'william s1[ End, Revisi]
Ficción Generalarlan Morgan El'willam. Pengusaha sukses tapi tidak bisa mengabulkan salah satu permintaan putra bungsu nya, yang menginginkan adek tapi. Sang istri yang tak bisa memberikan anak lagi karena paskah kelahiran si bungsu rahim istri nya harus di angkat...
![Noah Sky Archel El'william s1[ End, Revisi]](https://img.wattpad.com/cover/337276568-64-k121801.jpg)