Tempat Kembaliku (Prolog)

14 2 1
                                        

Hallo, Gaes! Selamat datang di karyaku!

Jangan lupa vote and comment, ya!

Happy Reading!

***

Brukkk....

Seorang anak yang baru saja berusia 11 tahun itu menginjak sebuah ranting pohon, tetapi saat itu ranting tersebut sudah tidak kuat dan mengakibatkan dirinya terjatuh hingga membentur batu yang ada di bawah sana.

"Faiz!" Seorang anak perempuan itu langsung berteriak histeris seraya menghampiri anak laki-laki itu.

Anak laki-laki yang bernama Faiz itu bangun dan tersenyum kepada anak perempuan itu, sesekali ia memegang keningnya yang sudah mengeluarkan darah.

"Tenanglah, aku baik-baik saja, Kara." Faiz menunjukan senyum penuh ketenangan.

Anak perempuan itu bernama Karamel, tetapi Faiz lebih suka memanggilnya dengan sebutan Kara. Menurutnya nama itu lebih sesuai untuk sahabatnya ini, nama itu adalah panggilan unik dari Faiz untuk Karamel.

"Kenapa kamu sangat keras kepala? Aku sudah memintamu untuk turun, mengapa kamu tidak segera turun?" Karamel menghapus air matanya yang mulai mengalir dari sudut matanya.

"Sudahlah, ayo kita makan buah mangga ini, kamu menginginkannya, kan?" Faiz tersenyum manis pada Karamel.

Ia dengan senyum di wajahnya langsung mengupas buah mangga tersebut dengan menggunakan giginya, setelahnya ia langsung menyodorkan buah tersebut ke arah Karamel.

"Hentikan tangismu, aku tidak suka melihat itu. Aku selalu berusaha untuk memberikan apa yang kamu inginkan, sekarang makanlah buah mangga yang kamu idam-idamkan sejak kemarin," ujar Faiz.

"Aku tidak suka melihatmu terluka," gumam Karamel.

"Aku bahagia saat melihatmu bahagia, maka lakukanlah apa pun yang bisa membuat dirimu bahagia," jelas Faiz.

Saat itu Faiz dengan sangat mesranya langsung menyuapi buah mangga tersebut untuk Karamel.

"Berjanjilah untuk selalu bersamaku, aku akan selalu melakukan yang terbaik untukmu," ucap Faiz.

Karamel yang sebelumnya sedang memakan buah mangga tersebut pun langsung menoleh dan tersenyum pada Faiz.

Ia sangat mengenali Faiz, dia adalah orang yang sangat menyayanginya sejak dulu. Sejak awal dia tinggal di panti asuhan tersebut, hanya Faiz yang selalu rela mendengarkan segala keluh kesahnya.

Faiz dan Karamel adalah anak dari sebuah panti asuhan yang ada di dekat sana, mereka berdua sama-sama hidup sebatang kara, tidak ada lagi seorang pun keluarga inti yang benar-benar menyayangi mereka selain diri mereka sendiri.

Panti Asuhan Peduli adalah panti asuhan yang mereka tinggali sejak 3 tahun yang lalu. Panti asuhan yang mempertemukan mereka dan menjadikan mereka teman bercerita yang abadi.

"Faiz, Kara janji kalau Kara tidak akan pernah jauh, apalagi sampai melupakan Faiz. Selama ini cuma Faiz yang Kara sayang, Faiz adalah tempat kembalinya Kara."

Tempat Kembaliku (Revisi) Stories to obsess over. Discover now