Sekitar jam 06:45 dirumah Reiner
"Aduuh makanan mana sih?"saut Reiner sambil ngecek satu per satu lemari makanan di dapur.
"Di kulkas kali ya?"ngecek kulkas
"Hah?! ngak ada satu pun,tch! perasaan kemarin beli banyak makanan deh,kok cepat habis sih?"keluh Reiner.
"Aku yang habisin om"
"Lagian..om beli banyak roti enak enak semuaa"saut Gabi yang sedang mengunyah potongan roti terakhir.
"owalaahh ponakan jahanam emang!"batin Reiner sambil memberikan wajah fake smile nya ke Gabi.
"Beli lagi aja om,di simpang dekat rumah kita udah ada toko roti baru loh"Gabi memberi saran lalu pergi meninggalkan Reiner di dapur
"Hah?toko roti baru?dekat?adakah?"batin Reiner bertanya tanya
Di persimpangan dekat rumah
Reiner berjalan ke persimpangan lalu mendapati sebuah toko roti yang baru buka"Oh iya..benar juga kata Gabi,toko roti Galliard?..hm baiklah"guman Reiner.
Reiner membuka pintu "Permis-"kata Reiner terputus saat melihat seorang pria sedang mengangkat kardus sambil nungging yang membuat Reiner terfokus ke pantat pria yang semok itu.
Pria itu sontak menoleh ke Reiner"Hm?..Oh ya,silahkan"saut pria itu lalu berdiri menghadap Reiner
"...ah iya maaf,sa..saya mau beli..roti"kata Reiner terbata bata,Reiner kagum saat melihat bentuk tubuh pria itu yang seksi dengan wajah tampan tak berjerawat 🗿
Reiner tak henti-hentinya melihat wajah pria itu"O em ji,ganteng banget...harus ku nikahi ini!"guman nya.
"Ekhm..maaf ada yang bisa saya bantu?"tanya pria itu.
"Akhh maaf maaf,baiklah aku mau beli roti di sini,bisa rekomendasikan yang paling enak?"pinta Reiner dengan wajah yang memerah malu.
"aah baiklah,sebenarnya semua roti ini enak juga,tapi saya rekomendasikan roti yang ini,atau yang itu dan yang ini rasanya gurih"saut pria itu sambil menunjuk satu persatu roti rekomendasinya.
Reiner terdiam dan fokus terus menatap pria itu, membuat nya terlihat mencurigakan
"....haloo? OI!"ujar pria pantat semok
"....."
"Ah ya ampun maaf sekali lagi, seperti nya semua roti rekomendasi dari mu kelihatan sangat enak,ah yang ini menarik!aku borong semuanya ya"kata Reiner sambil nyenyir kayak kuda di hadapan pria itu
"..."pria itu terdiam dengan menatap Reiner aneh,lalu menuruti keinginan Reiner dan membungkus semua roti taburan keju dengan selai stroberi yang Reiner borong.
"....ini,totalnya 125.000 ribu"ujar pria itu sambil menyodorkan roti yang sudah di bungkus.
"Oh iya,ini uangnya 200.000 ribu ambil saja kembaliannya"ujar Reiner senyam-senyum ngak jelas ke pria itu lagi.
"Akh terimakasih banyak"saut pria itu masih dengan ekspresi bingung nya
"Hmm oh iya,maaf jika membuat mu risih tapi...boleh kah aku tau siapa nama mu?"tanya Reiner
"Ehh..dasar..baru juga buka usaha disini udah dapat pelanggan yang brutal,hadeh terserah deh lagian juga cuma nanya nama doang"batin pria itu yang sedikit resah dengan tingkah laku Reiner
"Nama saya Porco,Porco Galliard"jawabnya
"Ohh Porco ya,nama ku Reiner"
"Bagaimana jika kau ku panggil pokko saja"kata Reiner yang main nyosor aja tanpa memperdulikan ekspresi Porco yang dah kayak orang mau muntah.
"Dih apaan sih?!"saut Porco merasa jengkel.
Reiner berjalan cepat untuk keluar dari toko itu"HAHAHAHA"tawaan Reiner terdengar keras sampai sampai orang yang ada di sekitar langsung menoleh.
YOU ARE READING
REINER X PORCO || AOT YAOI
FanfictionTerkhusus buat para fujoshi yang nge ship ni 2 makhluk gepenk sesama jenis dari anime Attack on Titan,silahkan baca alur cerita ini dan vote juga biar aku menjadi semangat 45 untuk melanjutkan episode berikutnya 🗿 btw cerita ini menceritakan kisah...
