Pertemuan

8 0 0
                                        

Budayakan vote sebelum membaca!

Budayakan vote sebelum membaca!

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

- Happy Reading -

"Katanya cinta sedalam samudera, bohong nyata kita berakhir juga". Alunan musik menggema di mobil milik Freya

Tap
Jari lentik milik Freya refleks mematikan tab yang baru ia nyalakan beberapa menit lalu

"Ini lagunya siapa yang ngisi sih, kenapa lagu galau semua, orang udah move on juga". Gerutu Freya, padahal dirinya lah yang mengisi lagu-lagu galau semasa dirinya gagal move on beberapa bulan lalu.

"Yaelah ini kenapa mobil nya jalan kesini sih, makin jauh yang ada". Lagi-lagi Freya menggerutu sebab salah pilih jalan. Tak lama kemudia mata Freya menangkap jalan pintas menuju kekantornya, karena jika ia terus berjalan mengikuti jalan tadi, bisa-bisa Freya terjebak macet.

"Disini aja deh, eh tapi aku inget ngga ya sama jalannya, ah bodo amat lah". Tanpa pikir panjang Freya langsung membelokkan stir mobil nya ke kanan.

"Ini jalannya yang kanan apa kiri ya? Apa simpang depannya lagi? Ah pake lupa segala, kanan aja deh, kanan kan baik". Tanpa melihat dengan teliti Freya langsung membelokkan stir mobilnya ke kanan. "Iya deh kayaknya ini jalannya, noh dibelakang juga ada mobil yang ngikutin jalan ini". Yakin Freya

Cittt
Refleks Freya menekan pedal rem ketika seekor kucing tiba-tiba melintas tepat didepan Freya.

Brak
"Aduh kepala gue ". Freya melihat kearah kaca spion yang berada di tengah karena merasa mobilnya ditabrak seseorang dari belakang, karenanya kepala Freya mendarat mulus distir mobil "Mampus gue, ngapain ngerem mendadak coba". Ucap Freya sambil melihat kebelakang, memastikan.

"Yah yang punya mobil pake acara keluar segala". Sambungnya frustasi

Tok tok
Ketukan di kaca mobil Freya terus berulang, Freya sama sekali tidak berani menolehkan kepalanya ke kaca spion hingga makin lama ketukan itu semakin keras. Akhirnya Freya membuka kaca jendela mobil sambil cengengesan watados (wajah tanpa dosa).

"Kenapa lo senyum-senyum?". Ucap laki laki itu ketus kepada Freya. "Turun ngga lo?!". Ancam laki laki itu dengan bentakan sambil menunjuk wajah Freya

"I-iya sabar". Cicit Freya takut "M-maaf om, a-aku ngga sengaja nginjak pedal rem karena tadi ada kucing yang tiba-tiba melintas". Jelas Freya setelah berhadapan langsung dengan pria yang berpenampilan ehm cukup rapi, jas yang melekat di tubuh atletisnya serta jam tangan rolex yang melingkar manis dipergelangan tangannya tak lupa kaca mata hitam yang bertengger manis dihidung mancungnya.

Dengan kasar laki-laki itu menarik pergelangan tangan Freya menuju mobilnya yang lecet akibat menabrak mobil Freya. "Lo lihat! Siapa yang mau ganti rugi hah?! Lihat ngga?!". Bentaknya lagi.

"Kan ada garansi". Ucap Freya enteng.

"Bodoh, garansi ngga akan ngelayanin masalah sepele seperti ini".

FREYAWhere stories live. Discover now