"Gue ada mobil sih, cuma kayaknya lagi di pake sama bapak buat perjalanan bisnis" ujar Chaeyeon, dia orang Bogor- yang rumahnya paling deket diantara semua anak kos-an.

"Yaudah kalau gitu minggu depan aja, biar sekalian refreshing. Kalau sekarang kan, tugas lagi banyak-banyaknya" usul Karina yang diangguki oleh ketiganya.

Setelah itu, Karina pamit ke kamarnya karena ingin cepat-cepat istirahat. Rasanya badan dia hari ini tuh pegel banget.

Karena hari ini masih weekend, Karina menawarkan diri untuk belanja ke swalayan untuk memberi kebutuhan dapur di kos-an. Kemarin Karina dapet uang dari Yeonjun, sebagian dia tabung, sebagian buat jajan, sama sebagian buat keperluan sehari-hari.

Nah karena masih ada sisa lumayan, jadinya Karina pergi aja ke swalayan buat belanja. Aisha, Chaeyeon, dan Lia turut menyumbangkan uang juga- iya lah, kan nanti mereka makan juga. Masa make uangnya Karina doang?

Setelah memesan ojek online, Karina turun dan langsung mengambil troli. Tak lupa dia juga mengecek list yang dibuat oleh Lia tadi, biar gak bingung mau beli apa aja.

"Kecap manis, lada, tepung terigu..." Gumam Karina sambil sesekali matanya melihat ke rak-rak yang di penuhi oleh berbagai macam bumbu dapur.

DUK.

"Aduh!" Karina memegangi jidatnya yang baru saja terbentur punggung orang, sakit. Punggung orang ini kekar banget.

"E-eh? Maaf maaf saya gak liat kalau- loh Karina?" Orang itu terkejut mendapati orang yang di kenalnya berada disini. Karina mendongak, matanya membulat terkejut.

Yoshi? Kok bisa disini?

"Aduhh... Maaf banget ya? Tadi aku gak liat kalau ada kamu di belakang. Sakit ya?" Ucap Yoshi panik sambil mengelus jidat Karina yang mengenai punggungnya tadi.

Mendadak, oksigen di sekitar Karina pelit memberikannya udara. Telinganya terasa panas, duh, jangan sampai Yoshi ngeliat muka dia yang merah.

Karina memaksakan senyum, walaupun dia berusaha untuk tidak salah tingkah. "G-gak papa kok.. tadi aku juga gak liat jalan soalnya. Omong-omong, kamu belanja juga?" Tanyanya.

"As you can see" Yoshi menunjuk keranjang yang dia bawa, gak sebanyak belanjaan Karina sih.

"Kamu tinggal sendiri ya?" Tebak Karina. Yoshi menganggukkan kepala, "iya aku tinggal sendiri di apartemen. Kamu belanja bulanan kah?"

Karina terkekeh, "iya.. harus punya stok buat di kos"

"Mau aku bantuin gak? Aku udah selesai kok belanjanya" tawar Yoshi, yang sontak membuat Karina menggelengkan kepalanya. "Gak! Gak usah, aku gak mau ngerepotin"

"Gak papa kok, ayo aku bantu" Yoshi sudah mendorong troli milik Karina lebih dulu. Mau gak mau, Karina harus mengikuti langkah Yoshi. Sebenernya enak juga sih, jadi dia tinggal ambil barang terus masukin ke troli, terus lanjut lagi deh.

Mereka jadi kayak pasangan suami-istri yang lagi belanja bulanan.

"Yoshi, kamu tau Vanili gak?" Tanya Karina. Dia liat ada di list bikinan Lia, sedangkan Karina gak tau apa itu Vanili. Baru denger malahan.

Red StringWhere stories live. Discover now