∆
Naruto belongs to Masashi Kishimoto
×
.
.
.
.
Cast : Naruto N., Sasuke U., Itachi U., Sakura H.,
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Aku menarik nafas dan menghembuskannya kasar, mencoba menenagkan adrenalin yang terpacu hingga rasanya membuat darah mendidih namun tubuhku mati rasa.
Bodoh, stupid, idiot!
Makian itu rasanya memang tepat bagiku.
Kenapa aku bisa mengabaikan perasaanku yang mengatakan bahwa dia telah berubah? Kenapa aku masih meragu dan malah mengulur-ulur waktu hingga terbuang sia-sia dan meninggalkanku dalam luka dan kemarahan yang membara.
Ingin marah. Tidak! Dia ingin mengamuk. Ingin sekali rasanya menghancurkan sesuatu.
Sakit, perih, rasanya mungkin sama seperti kulit yang disayat dan dilumuri garam, untuk kemudian dibakar hidup-hidup.
Lebay, sudahlah, aku pun bingung bagaimana mendeskripsikan rasanya.
Kecewa.
Sangat kecewa dengan fakta yang kudengar sendiri beberapa waktu lalu hingga ubuhku hanya mampu duduk di sofa tanpa melakukan pergerakan berarti.
Menangis? Hell, ternyata aku bahkan tidak dapat melakukannya.
"Dengar, naruto, aku hanya ingin kau memilih yang terbaik yang kau yakini karena aku yakin kau pantas mendapatkannya"
Itachi memandang kedua mata naruto dengan pandangan tajam sarat akan keseriusan, mengenyahkan segala canda yang biasa ia lontarkan kepadanya.
"Apa maksudmu kak?"
Itachi sedikit menarik nafas dan menghembuskannya perlahan ketika melihat raut wajah Naruto menyiratkan ketidaknyamanan yang kentara.
"Kau pasti tahu bahwa sasuke semakin jarang berada disisimu bukan?-
Naruto mengangguk, diiringi tegukan ludah yang kering karena gugup.
Tangan seputih salju milik itachi menyerahkan sebuah amplop coklat besar di atas meja yang dipandangi naruto dengan penuh tanda tanya dan rasa penasaran.
"Dia sudah menikah, 8 bulan lalu.... Dan dia sedang hamil tua. Aku tidak mengerti mengapa dia melakukan ini padamu, tapi ku yakin dia tak mengatakannya dengan jujur padamu ketika kau mempertanyakan tentang dirinya padaku"
Itachi berkata dengan raut sendu, melihat kekosongan di manik biru langit milik wanita di depannya.
Hancur, dunianya telah hancur seketika kepercayaannya dipukul dengan fakta menyakitkan.
Jadi begini rasanya dikhianati,.. ternyata memang sakit huh.
Naruto mendengus, teringat perkataan seseorang padanya.
"Jangan letakan kebahagiaanmu di tangan seseorang, karena jika dia pergi atau mati maka duniamu pun sirna"
YOU ARE READING
SasufemNaru Short Story Collections
Short StoryKoleksi cerita pendek khusus sasufemnaru #WeDoCareAboutSfN #SasufemNaruCommumity #SfNCollection Naruto © Masashi Kishimoto
