Title;
KIM-KIM Couple
(Termometer?)
Cast : BinHwan and others.
Ini genderswitch ya guys.
Jadi buat yang gak suka gak usah baca ya !
Summary :
Hanya keseharian dari pasangan kekasih Hanbin dan Jinhwan yang punya banyak warna dan drama.
Penasaran???
Let's Check Out!!
HANBIN menghela napasnya yang ke sepuluh kali sembari mendelik tajam pada seseorang yang tengah mengunyah kentang goreng di atas sofa ruang tengah. Posisinya setengah terbaring dengan kedua mata yang fokus menonton tayangan drama yang disuguhkan layar televisi dengan ketenangan seperti biasa seolah apa yang terjadi beberapa jam lalu adalah hembusan angin tak berarti.
Merasa jengah, Hanbin akhirnya melangkahkan kedua tungkainya lalu mengambil tempat di samping gadis yang bermarga sama dengannya itu, membuat atensinya dari layar televisi teralih kepada Hanbin, namun hanya beberapa detik karena kini gadis itu kembali ke kegiatan awalnya -fokus menonton televisi-.
Hanbin berdecak malas, seharusnya dia tidak pernah melupakan sikap acuh dan tidak peka seorang Kim Jinhwan. Iya nama gadis itu Kim Jinhwan dan statusnya adalah kekasih dari Kim Hanbin. Keduanya memang memiliki marga yang sama namun tidak ada ikatan darah sama sekali.
"So...jadi kau masih tidak berniat menceritakannya padaku?" Hanbin akhirnya buka suara, mengalah pada kekesalannya sendiri yang sedari tadi menunggu Jinhwan untuk memulai percakapan tapi ya karena sifat acuh menyebalkannya yang sudah mendarah daging mau tak mau membuat Hanbin harus mengalah -lagi- sebelum dia hilang kesabaran dan membentak gadis itu dan berakhir membuatnya harus kehilangan lebih dari setengah isi rekeningnya karena membelikan banyak barang-barang favorit Jinhwan agar gadis itu luluh dan berhenti merajuk. Oke mungkin itu terdengar seperti budak cinta, dan Hanbin juga tidak akan menyangkal hal itu. But...lupakan hal itu dulu karena Hanbin masih harus mendengar penjelasan dari mulut si cantik di depannya.
"Apa?" sahut Jinhwan masih dengan acuh, pandangannya masih fokus ke layar televisi.
Hanbin menghela napasnya -lagi- mencoba menetralisir emosinya yang perlahan merangkak naik, Kim Jinhwan dengan mode acuhnya memang selalu berhasil membuat Hanbin kena serangan hipertensi.
Dengan cepat diraihnya remot dari atas meja dan menekan tombol power membuat layar televisi yang sebelumnya menayangkan drama favorit Jinhwan berubah menjadi hitam.
"Yak! kau apa-apaan sih?" Jinhwan memberengut sambil mendorong bahu Hanbin dengan tangan kirinya.
"Hei seharusnya aku yang bilang begitu, apa-apaan dengan sikapmu ini?" Hanbin mengatur suaranya agar tidak terdengar nyaring, sejujurnya dia hanya butuh penjelasan dari Jinhwan bukan sebuah pertengkaran.
"Memangnya aku kenapa? Aku kan sudah menjelaskan semuanya! Lalu ada masalah apa lagi?!" nyatanya Jinhwan memang si hobi memancing kesabaran Hanbin yang hampir mencapai limit itu. See...Jinhwan bahkan baru saja membentak Hanbin berkali-kali.
Hanbin mendesah lelah, dia memang bisa membentak balik Jinhwan tapi hal itu hanya akan memperkeruh suasana. Jadi yang bisa dilakukannya adalah menarik hoodie hitam yang sebelumnya menutupi sebagian wajahnya, membiarkan beberapa lebam yang menghiasi pelipis dan rahangnya terekspos di hadapan Jinhwan.
"Jika kau lupa beberapa waktu lalu Tuan Kim Jaeduk yang terhormat sudah menghadiahi wajahku dengan ini semua, tapi sekarang bisa-bisanya tuan putrinya yang cantik bertingkah sesantai ini?!!" Hanbin menyuarakan semua kekesalannya tanpa menahan diri, lalu sedetik kemudian tersadar bahwa dia sudah meninggikan nada suaranya.
YOU ARE READING
Everything About BINHWAN
FanfictionKumpulan Oneshoot, twoshoot, dan fic pendek BinHwan lainnya dengan berbagai rasa. Penasaran?? Let's Checkout!
