Harapan memang tak pernah sesuai dengan yg diharapkan, bahkan orang yg beruntung sekalipun belum tentu mendapatkan semua yang dia inginkan
Namun berbeda dengan takdir yang memang sudah ditetapkan bahkan sebelum seseorang dilahirkan,dan disitulah ses...
New york siapa yang tak mengenal nama ini yang kerap kali di juluki sebagai the Big Apple, the city that never sleep dan the city of dreams.Niwyork merupakan kota Terpadat di amerika serikat, dan pusat wilayah metropolitan terpadat di dunia, sebuah kota Global terdepan, New york memberi pengaruh besar terhadap perdagangan , keuangan, media , budaya, seni, mode, riset, penelitian dan hiburan dunia.
dan di kota ini lah seoang anak laki laki menempuh jenjang pendidikan demi mengejar impiannya. pagi ini kota niw york diselimuti awan kelabu, langit bersiap menumpahkan segala kegundahan dan rasa gelisah dari orang orang yang lelah.
didalam kamar yang cukup luas ia sedang terburu buru mengenakan seragam sekolah nya karna waktu yang ia miliki saat ini tidak banyak, tadi malam dia menghabiskan waktu menonto serial kartun yang ia sukai hingga tanpa sadar waktu sudah menunjukan pukul tiga pagi.
Setelah semuanya rapi ia langsung berlari kelantai bawah menuju pintu keluar, namun disaat ingin memegang gagang pintu ia dipanggil oleh seseorang.
"den jungkook tidak mau sarapan dulu, kenapa terburu buru sekali?" tanya bibi lee yang merupakan seorang art sakaligus pengasuh jungkook sedari dia terlahir kedunia ini
"Tidak bi aku akan sarapan di sekolah, maaf ya bi aku sudah terlambat"
"baiklah kalau begitu hati hati di jalan, jangan lupa sarapan ya den"
"iya bibi, sampai jumpa nanti,dadaaaa" ia keluar dari rumah sambil melambaikan tangan nya pada sang bibi
jungkook melihat arloji ditangan nya yang sudah menunjukkan pukul 07:30. Oh!! ini sangat gawat, sebab bus yang akan ia tumpangi akan segera lewat, karna waktu yang sangat mepet mengharuskan jungkook berlari ke halte agar tidak ditinggalkan oleh bus.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Jeon Jungkook
remaja 18 tahun yang jauh dari kampung halamannya, ia merupakan anak tunggal dari pasangan suami istri dari korea selatan, jauh dari kedua orang tuanya tidak membuat ia takut justru ini menjadi kesempatan baginya untuk hidup mandiri, ya walaupun kedua orangtuanya membekalinya sebuah rumah dan uang yang cukup banyak untuk hidup di negri orang tanpa perli bekerja, jungkook merupakan anak yang manis dan memiliki kepribadin yang lembut, ia juga merupakan anak yang pintar, kepintaran yang menjadi alasan baginya memdapat beasiswa penuh di sekolah ternama.
° ° ° ° ° ° °
Sedangkan di tempat lain yang masih berlatar belakang kota New York, terlihat seorang pemuda yang juga tengah berlari menuju halte bus. Beruntungnya sesampai di halte tersebut, bus yang akan ia tumpangi belum pergi, namun yang membuat ia sial bus itu sudah tidak memiliki kursi yang kosong, hingga mau tidak mau ia haru berdiri agar tidak terlambat menuju kampus nya.