Chapter 01

43 10 0
                                        

HOLAA..

Kamu nanya?

Anw makasih banyak udah mau baca cerita saya, support terus yaa biar saya tambah semangat

LUV LUV BUAT YG BACA

💓💓

- ────────✹──────── -

"PAGI BUNDA, AYAH, ABANG LUKNUT KU!!" Teriak seorang gadis yang sedang menuruni anak tangga dengan terburu buru. Dia adalah Olivia Fransiska

"Sayang jangan lari lari nanti jatuh!!"

"Hehehe"

"Abang ayo berangkat ntar vivi telat, gamau tau gak ada penolakan!!" Tegasnya

"Vivi, abang kamu lagi sarapan sayang tunggu dulu" ucap sang ayah

"Iya tau ayah tapi vivi udah telat ini"
Gumamnya

"Siapa suruh tidur larut malam" ketus Gavin

"Diam lo bangoip, mana kunci motor vivi?" Tanya nya

"Gak ntar lo kenapa kenapa gua ga akan kasih, bang ayo berangkat"

"Sialan padahal gua mau keren kerenan naek motor wuuu" kesalnya

"Lo gak usah banyak omong berangkat cepat"

"Diem lo botak"

"Botak pala lo"

"Diem bisa gak? Atau gua tinggal kalian" tegas gevan yang sudah setengah sabar menghadapi kedua adik yang tidak pernah akur tiap hari nya

Melihat kepergian ke tiga anak nya
"Ayah liat tuh anak kamu, sifat nya sama kaya kamu" ejek nya kepada sang suami

"Itu vivi sifat nya kaya kamu, suka bikin orang naik darah" balas nya tidak mau kalah terhadap istrinya

"APA?? Nanti malam gak usah tidur di kamar" ketus nya dan pergi ke dapur

"Sayang becanda doang lhoo"
Bujuk nya kepada sang istri, ia sudah tau sifat istrinya jika mau bujuk ya bawa jalan jalan ke taman sambil makan orang hahaha ga becanda yakali

"Nyenyenye, dasar berjanda mulu taunya" ucap sang istri dengan bicara yang salah membuat sang suami tidak bisa menahan tawanya

"Ga ada yang lucu kecuali vivi"ketus sang istri

"Udah jangan marah, mari kita ketaman seperti kita waktu muda dulu jalan jalan" goda nya

°°°

"HAII PAPIH ASSALAMUALAIKUM HAI HAI" Teriak seorang gadis yang tiba tiba muncul dari depan pintu kelas membuat semua orang terkejut dan guru nya juga yang baru saja duduk di kursi nya

"Heh kamu kesini" panggil nya

"Saya?" Tunjuknya kepada diri sendiri

"Kenapa datang terlambat?"

"Ada cogan lewat jadi saya tunggu eh gatau nya saya udah telat"

"Aneh sekali, kamu boleh duduk tapi jangan lagi di ulangi"

Tidak terasa jam pelajaran sudah selesai dan bell pun berbunyi menandakan waktu istirahat

"Kekantin kuy"
Ajak Ghea

"Sabi" dan yeah itu semua geng nya Olivia bisa di panggil
G'EIGHT

Geng mereka udah cukup banyak yang tau, terkenal baik hati, tidak sombong dan suka menolong anak anak yang suka di bully. Maka dari itu geng G'EIGHT sangat di hormati walau ada yang tidak suka degan mereka

"Heh lo" panggil seseorang yang menghampiri olivia yang sedang Santai memakan makanannya

"He'em"

"Lo jalang, jauhin pacar gua" tegasnya dan

BYUARR

Gadis itu menyemburkan air ke seragam sekolah nya Olivia, sedari tadi dia sedang menahan emosi agar tidak mencelakai seseorang karna susah untuk di kontrol

Dengan secepat kilat tangan yang telah berani membuat basah dengan jus jeruk miliknya, menarik kasar tangan tersebut dengan tatapan yang tajam dan menusuk

"Gua peringatkan sekali lagi gua liat lo kaya gini ke gua atau anggota gua yang lain, gua ga segan segan buang lo ke jurang biar langsung ke neraka. Buat apa lo di dunia kalo mau cari dosa aja"

"Gua salah apa sama lo ha? Oke mulai hari ini gua pindahin lo ke jurang"

"Paan si g-gak jelas lo" gugup nya

"Lo jangan nganguin temen gua atau lo berurusan dengan kita" jelas elena

Dan tidak lama kemudian gadis itu pergi dengan muka yang menahan amarah

Geng G'EIGHT tau jika dia menahan amarah nya yang meluap karena diperlakukan seperti itu

"Kita tunggu aja, 1... 2... 3..." Ucap Thea
Dan tidak lama ada seseorang yang menampar pipi mulus olivia dengan kasar, sungguh itu pasti perih

PLAKKK

"Itu akibatnya lo nganguin pacar gua" ucap nya sambil menunjuk ke muka olivia

"Jika tidak suka dengan saya tidak masalah, saya hidup bukan membuat anda terkesan" ucap olivia sambil tersenyum devil ke arah pemuda tersebut

"Wah wah bagus nih, seru kalo gua cepuin ke kapsek" sahut Vanya yang tiba tiba muncul dari punggung belakang sea, sambil memegang Handphone kesayangannya yang baru selesai merekam kejadian tersebut

"Yeah sepasang kekasih yang asik membully orang yang tidak salah"

"Lo gak bisa hargain perempuan ha? Lo lahir dari perempuan kalo lo lupa" sahut Natasya

"Sial, ayo sayang kita pergi" bujuk sang gadis kepada pacarnya

"Kalo abang lo tau, behh abis tu mantan lo"

"Gua ga punya mantan brengsek kek dia" ketus nya

"Dan balik kelas"

- ────────✹──────── -

OMG makasih udah
mau baca

Ihh luv luv deh

Jangan lupa
[Vote,komen, follow]

Byee

See u

OLIVIAUnde poveștirile trăiesc. Descoperă acum