BAB 1 | SEBUAH BENCANA

50 11 14
                                        

Cita rasa yang beradu bukan antara kuah kaldu dan juga rasa rindu yang semakin menggebu-gebu

¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.

Cita rasa yang beradu bukan antara kuah kaldu dan juga rasa rindu yang semakin menggebu-gebu.

semua terpadu dengan keseringan malu-malu tetapi hati terpaku dengan kalimat yang selalu membuat halu.

Nyata nya ini tidak halu.
Nyata nya lagi ini bukan tentang pasangannya.

Apalagi untuk cinta yang lainnya.
Rasa nya masih tetap sama untuk mantannya.

" Kamu gak papa? "

Arhan turun dari mobilnya selepas melihat gadis yang terjatuh akibat Tasnya yang dijambret.

"Aku gak papa, Mak..asih, " Zola terhenti untuk berucap.

" Loh Arhan?! " Betapa kaget nya Zola melihat pria dihadapannya ini.

" Kamu kok bisa ada disini La? " Arhan membantu Zola untuk berdiri.

" Aku baru pindah kekota ini" Menepuk-nepuk pantat nya membersihkan roknya yang kotor karena terjatuh.

"  karena setelah tamat kuliah aku langsung dapat tawaran kerja eh baru datang udah ditimpa musibah begini"

" Tas kamu gimana? " Arhan menyuruh Zola untuk duduk dibangku atas trotoar jalan yang disediakan oleh pemerintah.

" Duit aku disitu semua, tapi untung nya handphone, laptop, dan kartu kartu penting aku taroh di dalam koper jadi aman",Jelas Zola.

Arhan menyerahkan botol minuman yang baru saja dibelinya di mini market sebelum melihat Zola yang kecopetan.

" Thank ".

Arhan hanya menjawab dengan deheman.

" Habis ini kamu mau kemana?! Biar sekalian aku antar," Tawar Arhan.

" Aku tadinya mau ke apartemen tapi kayaknya gak jadi deh " Zola mengayunkan jari kakinya.

" Kenapa gak jadi?"

" Terus kamu mau tinggal dimana?" Arhan kembali bertanya.

" Gak tau, mungkin bakal ngegembel sampai bulan depan baru nerima gajih " Zola Menatap jalanan lurus.

Melihat Zola yang begitu miris.

" Tadinya aku udah bayar DP sewa apart tapi tadi uangnya mau aku bayar eh kejambretan"

sekarang Arhan kembali menawarkan ide yang terlintas dikepalanya 

" Gimana kalau kamu tinggal dirumah aku dulu sebulan, sampai kamu gajian baru pindah ke-apartemen?!"

BEDAH RASA!Donde viven las historias. Descúbrelo ahora