Assalamu'alaikum, hai apa kabar?
Baik-baik disana, teruntuk diri dimanapun keberadaanmu.
Merindu pada setiap, tawa, sikap, prilaku yg menjadi kebiasaan, kebahagiaan dan kesedihan dikala dulu.
Tetap sama tapi mungkin akan berbeda.
Terutama diri yang telah pergi tanpa menemukan jawaban pasti.
Jangan terulang,
Tetap bertahan, berjuang, untuk masa depan yang menanti.
---
"Sudahlah, tidak usah memperdulikannya, dan tadi kudengar ada yang meminta kita meminta maaf, untuk apa? ." Ucap seorang perempuan yg datang dari arah barat pintu masuk .
"Yaa, lagi pula untuk apa meminta maaf kepada orang yang seperti itu." Seru heboh perempuan lainnya
"Hm, apa tidak pernah cukup?!" Seru seorang laki-laki yang juga turut dalam dalam obrolan ini.
"Kurasa tidak, entah apa lagi kedepannya"
"Askhghkk aku bingung, aku tidak ingin sebenarnya marah, tapi statemennya membuatku tersadar sekaligus kecewa."
"Berulang lagi bukan, setiap musim dia terus melakukannya. Kali ini bertambah."
"Apa dia tidak paham, mengapa kita melakukan ini padanya?.''
Mereka lanjut dalam obrolan tersebut , sedangkan aku terus memikirkan tentang
"Bagiku, bukannya ini bisa menjadi introspeksi untuk kita? Klau dalam setiap perbuatan memiliki arti dalam sudut pandang yg berbeda."
"Dan ya, setiap orang memiliki hak dalam sudut pandang yang mereka miliki. Namun, juga kewajiban bagi kita untuk memahami dari sudut pandang lainnya". Lirih ku dalam benak yang tak dapat kusampaikan.
---------
Hua haii, selamat dtg di cerita ini, hopee you like it.
serius deh, buat cerita ga semudah itu, apalagi pemula seperti author. Berbagi kebahagiaan sedikit aja, untuk like dan komen baiknya. Makin banyak di like sm komen insyaallah makin cepet next chapter nya.
YOU ARE READING
Squadra Sukses
ActionBismillah,, Hingga titik akhir untuk menuju Final~ Jadi gini, cerita ini tentang suatu kelompok yang hmm bertahan karena ya sahabat atau hal lain? Bisa iya, bisa engga. Setiap pemain punya tujuan untuk bertahan, Dan setiap kekuatan, punya titik...
