ASSALAMUALAIKUM, SEMUANYA!!!
HAI, APA KABAR KALIAN SEMUA?!
AKHIRNYA KITA BISA KETEMU LAGI, KETEMU SAMA BINTANG DAN GIA JUGA!!
DI CERITA BERJUDUL With You Again INI AKAN MENJADI KISAH AKHIR DARI GIA DAN BINTANG YANG TIDAK BISA BERSATU DI MASA REMAJA MEREKA.
APAKAH SETELAH 6 TAHUN TAK BERTEMU MEREKA BISA KEMBALI SEPERTI DULU? ATAU BAHKAN LEBIH DEKAT LAGI? ATAU MUNGKIN JUGA TAK SALING MENATAP SATU SAMA LAIN?
APAKAH KALI INI BINTANG DAN BULAN AKAN BERSATU MENGHIASA LANGIT YANG SUNYI TANPA KEHADIRAN MEREKA?
BACA TERUS YA BAGAIMANA PERJALAN CINTA MEREKA DAN AKAN BERAKHIR SEPERTI APA!!
HAPPY READING READER'S!!!
•••
"Setelah mendung yang panjang akhirnya cahayamu kembali terlihat."
_
Gianna Gabriella
•••
Sore ini taman kota cukup ramai oleh para pengunjung dengan usia yang berbeda-beda. Dari anak kecil hingga lansia, mereka bersenang-senang dengan cara mereka sendiri.
Banyak anak kecil yang berlarian ke sana kemari. Ada anak remaja yang sedang kasmaran. Ada juga orang dewasa yang tengah tersenyum menatap anak mereka.
Kebahagian terpancar di taman ini, begitu pun dengan seorang gadis dengan penampilan casual tengah memegang camera dan sesekali memotret objek yang menurutnya indah dan menarik perhatian.
Setelah selesai dengan acara memotretnya, gadis itu duduk di salah satu kursi besi yang berada di taman tersebut.
"Tante!"
Suara cempreng anak kecil membuat gadis itu menoleh. Cukup terkejut saat ia mengetahui siapa bocah yang baru saja memanggilnya dengan sebutan tante.
"Gean, kamu ngapain di sini?" tanya Gia saat bocah itu sudah berada di hadapannya.
"Main!" jawab bocah itu tak lupa tersenyum manis pada Gia.
"Papa kamu mana? Kamu ngilang lagi ya?" tebak Gia.
Gean lagi-lagi hanya tersenyum namun kali ini senyumannya lebih terlihat seperti cengiran. Gia sudah menduga jika anak ini pasti kabur lagi dari awasan Bintang.
"Kamu nggak boleh jauh-jauh dari papa kamu, kalo diculik gimana? Apalagi ini tempat umum lho Gean!" tutur Gia.
"Tadi aku lihat tante jadi aku lali ke cini!" jelas bocah lima tahun itu.
Gia menghela nafas, bebal sekali bocah ini kalau dibilangin.
"Lain kali jangan kayak gini, papa kamu nanti khawatir!"
Gean hanya mengangguk dan menatap wajah Gia intens. Ia merasa wajah Gia sangatlah familiar sekali.
"Tante milip Bunda!" celetuk bocah itu yang mampu membuat Gia membeku seketika.
Ia paham siapa orang yang dipanggil bunda oleh Gean. Siapa lagi kalau bukan kakaknya, Gheanna. Memang banyak orang yang mengatakan jika dirinya dan sang kakak sangatlah mirip.
"Di kamal papa uga ada poto tante." Lagi-lagi Gean membuat Gia bungkam.
"Gean!!"
Mereka berdua menoleh ke arah samping kanan saat suara bariton memanggil nama Gean dengan nada dingin.
YOU ARE READING
With You Again
Teen FictionTakdir memang benar-benar sudah diatur oleh Tuhan. Begitu pun dengan jodoh, seperti aku dan Bintang. Aku kira setelah keputusan Bintang waktu itu, kisah cinta kita sudah berakhir dan tidak akan pernah lagi terjalin. Namun takdir Tuhan memang tak bis...
