Part 1

194K 7.6K 57
                                        

PART 1

Sudah beberapa hari ini ponselku selalu berisik, ya meskipun setiap hari juga berisik sih dengan grup whatsapp anak-anak kantor. Tapi kali ini lebih berisik dari grup anak-anak kantor. 
Ada grup whatsapp baru, grup reuni SMP, lebih tepatnya aku baru mengikuti grup. Yang membuatku sebal adalah, dari tadi voting untuk tanggal reuni masih saja buntu alias pada sibuk semua. Sebagian besar teman-temanku pasti perantauan hanya beberapa saja yang masih menetap di kota.

Anyway, kenalin namaku Adela Putria, biasa dipanggil Dela. Usiaku menginjak 28 tahun, pekerjaku sebagai salah satu ASN di kantor pemerintahan di Ibu Kota. Beda dengan anak kecil jaman dulu, menjadi seorang ASN merupakan salah satu impianku dan juga orangtuaku. Jangan tanya kenapa impian menjadi ASN, karena sudah pasti karena aku ingin mengikuti jejak Ayahku, selain itu menjadi ASN juga ada enaknya karena nantinya di hari tua kita mempunyai pensiun yang tiap bulan akan kita terima.

Balik lagi tentang reuni SMP ini. Sejujurnya aku males banget mau ikutan reuni, udah lebih dari 10 tahun ga ada contact sama temen-temen, bahkan beberapa aku mulai lupa. Bukannya aku sombong, hanya saja aku baru ganti hp karena hpku yang lama sudah rusak jadi belum banyak menyimpan kontak banyak-banyak. Akupun masuk ke grup ini karena dimasukan oleh Tina sahabatku sedari SMP. 

Akhirnya aku cuman jadi silent reader di grup reuni. Di SMP, aku hanya punya beberapa teman akrab, sedangkan yang lainnya hanya teman sekedar kenal karena kami dulu selama 3 tahun sekolah selalu di rolling kelasnya.

"Ngapain lo mantengin hp mulu, pake manyun segala?"

Ini Shela, teman kantorku sekaligus tetangga apartemenku sejak kuliah di ibu kota ini.

"Ini nih, grup SMP gue, berisik banget bahas-bahas reuni. Gue males mau datengnya." jawabku sambil merengut kesal

"Dateng ajalah, siapa tahu lo dapat jodoh dari reuni itu. Emang kapan sih acaranya?"

"Tau nih, masih voting buat tanggalnya."

"Ya udahlah, lo dateng aja, gratis juga kan acaranya?Lagian lo juga udah lama ga pulang."

"Hmm ntar gue pikirin lagi."

Memang benar kata Shela, aku sudah lama gak ketemu teman-temanku dan juga sudah lama aku tidak pulang ke rumah. Mungkin sudah saatnya aku bertemu lagi dengan mereka, hitung-hitung menjalin silahturahmi.

Setelahnya kami sama-sama diam sambil menatap ponsel masing-masing. Aku dan Shela sedang makan malam di dekat apartemen, setelah pulang kerja kami memutuskan langsung mampir beli makan.

Jarak dari kantor ke apartemen hanya sekitar 15 menit, setiap hari aku membawa motor kesayanganku bersama Shela. Atau bergantian dengan Shela, dengan menggunakan mobilnya.

Falling In Love With Mr. Walikota (END) - SUDAH TERBITStories to obsess over. Discover now