Matahari tampak mulai meninggi dan cahayanya menerobos masuk sebuah kamar hotel melalui celah celah jendela. Hal itu membuat 2 orang beda gender yang tertidur dikamar itu mengerjakan matanya beberapa kali.
Kedua orang itu menatap satu sama lain dengan jarak yang cukup dekat, hingga....
"AAAAAAAA" teriak keduanya kompak dan langsung saling menjauh satu sama lain.
"AAAAAAA" teriak keduanya lagi ketika menyadari bahwa mereka tidak memakai sehelai benangpun pada tubuh keduanya.
"L-lo siapa? Apa yang udah Lo lakuin sama gue?" tanya sang lelaki
"Eh, gue yang harusnya nanya ya. Apa yang Lo lakuin sama gue? K-kenapa gue bisa ada disini hiks, g-gue--"
Perkataan gadis itu terhenti ketika dirinya melihat bercak darah disana dan menyadari rasa sakit diarea sensitif nya.
"L-lo udah perkosa gue, hiks.. HUWAAA PAPA MAAFIN VYAA... MAMA....." teriak gadis, ralat wanita itu yang bernama vya
"S-sorry, semalam gue mabok. gue ga sadar kalo gue udah ambil mahkota Lo" ujar pria itu
'Plakk'
Vya menampar pipi pria itu hingga memerah dan vya yakin pria itu merasa kesakitan, buktinya pria itu langsung memegang pipinya.
"Lo udah hancurin hidup gue, Lo udah ambil mahkota yang udah gue jaga selama 20 tahun untuk suami gue kelak. Lo udah ambil kesucian gue, dan seenak jidat Lo aja Lo cuma minta maaf?? mikir dong kalo gue hamil gimana, bangsat. Masa depan gue masih panjang, bego" cerocos vya
"Iya, gue tau gue salah. Sorry, gue akan tanggung jawab. gue akan nikahin Lo" kata pria itu
"Setelah ini gue janji bakal langsung ajak orang tua gue untuk kerumah Lo, gue akan lamar Lo malam ini juga" lanjutnya
Vya menghapus sisa air matanya dengan kasar dan menatap sinis pada pria itu dengan raut kecewa dan benci lalu menundukkan kepalanya lagi.
"gue ga pernah berfikir akan nikah sama orang yang ga gue kenal apalagi gue ga cinta sama orang itu" lirih vya yang masih dapat didengar oleh pria itu
"Kalo gitu kenalin, gue Maxi. Untuk cinta, gue akan bikin Lo jatuh cinta sama gue secepatnya karena nanti malam Lo akan jadi milik gue. Tidak. Bahkan mulai dari tadi malam Lo udah jadi milik gue" kata Maxi menggeser tubuhnya dan merengkuh tubuh vya.
"Dan ingat, apapun yang udah jadi milik gue akan tetap jadi milik gue. Tidak ada yang bisa menyentuhnya, apalagi mengambilnya. Lo adalah orang pertama sekaligus terakhir dihidup gue" bisik Maxi membuat vya menegang
"Tunggu nanti malam ya, cantik" lanjut Maxi mengecup leher putih vya
Vya mendorong tubuh tegap Maxi dan segera menutupi badan telanjangnya dengan selimut itu dengan erat.
"Ngapain Lo tutupi? gue udah tau semuanya kok" kata Maxi santai
"sialan Lo" desis vya
'Cup'
"Calon istri gaboleh ngomong kasar sama calon suami" kata Maxi setelah mengecup bibir vya
"Oh ya, Siapa nama Lo?" tanya Maxi
"Vya"
'Deg'
"Eugenia Vyazhi Xiang Christi?" tanya Maxi membuat vya langsung menoleh kearah Maxi
"Lo tau nama panjang gue? dari mana Lo tau??" kaget vya
Maxi tersenyum penuh arti dan langsung mendekap tubuh vya lagi.
"Gue tau."
'pantas saja wajahnya familiar banget, ternyata emang gadisku. terimakasih tuhan kau telah mempertemukan aku dengan gadisku, walaupun dengan cara seperti ini' batin Maxi tersenyum haru
"Vya" panggil Maxi dengan suara beratnya
"Hm"
"gimana kalo kita lanjutin yang semalam? dengan keadaan sadar tentunya, semalam kan dengan keadaan tidak sadar" ujar Maxi dengan polosnya
'Gubrakkk'
vya menendang Maxi hingga pria itu jatuh tersungkur ke lantai dan otomatis tubuh telanjang pria itu terpampang jelas didepan mata vya.
"AAAAAA" teriak vya
"Lo sendiri yang buat gue jatuh, sekarang Lo juga yang teriak. Padahal udah lihat juga semalam, bahkan udah rasain" kata Maxi
"gue tabok mulut Lo mau?" galak vya
"mau, pake bibir Lo tapi" smirk Maxi
"udah sana Lo pergi, gue mau mandi. mau pulang" kata vya berusaha bangkit tapi sekitar selangkangannya terasa sangat sakit
"butuh bantuan nona?" tanya Maxi yang sudah mengenakan celananya
"ga--"
Maxi langsung menggendong tubuh kecil vya dan membawanya kekamar mandi, vya hanya bisa melingkarkan tangannya dileher Maxi dan memalingkan wajahnya
"Udah, mandi yang bersih. Kalo udah selesai panggil gue" ujar Maxi seraya berlalu.
30 menit kemudian...
Vya berjalan tertatih karena area intimnya yang masih sakit.
"Udah selesai? udah ga sakit?" tanya Maxi yang tak dihiraukan oleh vya
jujur saja vya masih gedek sama Maxi.
Maxi sudah selesai mandi di kamar mandi sebelah, kamar hotel yang ditempati saat ini memiliki 2 kamar mandi.
"Kita keluar cari makan, setelah itu gue anterin Lo pulang" kata Maxi
Vya hanya menurut saja karena memang perutnya sudah kelaparan saat ini.
oke guys jangan lupa vote dan coment ya. terimakasih....
Mohon maaf jika ada kesalahan atau ada typo.
Next!
8 Desember 2021 (10.25)
z.vylee0421
KAMU SEDANG MEMBACA
ALTAVYA
Cerita PendekKisah 2 anak manusia yang awalnya mereka adalah sahabat kini berubah menjadi sepasang suami istri. Maxi, seorang pria tampan dingin dan cuek yang sangat bucin dengan sang istri. Dia sangat posesif terhadap istrinya. Jika didepan semua orang dia sepe...
