FIRST TIME MEET SUGAR DADDY

536 7 0
                                        

Hera Dewanti. Lahir di Jakarta, 7 Oktober 1999. Anak kedua dari pasangan suami istri yang hidup yang bisa dibilang cukup harmonis. Dan ia memiliki kakak perempuan yang bernama Siera Dewanti.

“Udah cukup perkenalannya?” tanya gadis yang berdiri di sampingnya.

Hera tertawa, “Harus aku kasih tahu juga siapa nama orang tua? Oh saudara juga perlu gak?” tanyanya.

“Ra, beneran mau nyari Sugar Daddy? Noh, kakak tingkat kita juga masih banyak yang ganteng plus tajir.”

Hera mengangguk, “Kalau pantaran mah gak asyik. Nanti malah berantem terus kalau ketemu.”

“Gak semuanya gitu juga, Hera!”

Hera duduk sambil berpangku tangan. Ia membiarkan laptopnya menyala dalam mode online di situs pencarian jodoh.

“Sheila, aku ini udah pernah pacaran sama cowok yang sepantaran. Tiap hari kita berantem terus, nyebelin tahu gak! Belum lagi kalau dia lagi sibuk kuliah, hah tambah panas hubungan kita!” ceritanya.

Sheila menghela napas, “Banyak banget jenis cowok di dunia ini. Makanya, kamu itu harus pintar milih, mana yang baik dan mana yang gak jelas.”

Hera mengangguk, “Ini aku juga lagi nyeleksi,” katanya.

Sheila menatap Hera serius, “Tapi emang harus banget pacaran sama cowok yang sepuluh tahun lebih tua?” tanyanya.

Hera mengangguk yakin, “Biar pemikirannya jauh ke depan. Lagian, aku juga mau cepat nikah, She.”

Suara dering singkat terdengar hingga membuat keduanya terkejut. Hera mengambil ponselnya dan membuka aplikasi chatting. Dan menemukan isi chat dari nomor yang tidak ia simpan di kontak. She yang duduk di sampingnya ikut mengernyitkan dahinya bingung.

“Siapa ya, She?” tanya Hera.

+62 823 xxx xxx

Hai, apa kamu yang memasang pencarian Sugar Daddy di situs pencarian jodoh?

Iya

Halo Hera Dewanti.

Saya Andrean Setyanandan, pengusaha menengah yang memang sedang mencari pacar. Oh ya, usia saya 32 tahun. Karena sibuk akan pekerjaan, saya tidak bisa memberikan kamu banyak waktu, tapi kita bisa kembali mendiskusikan tentang hal ini setelah bertemu.

Oh iya, saya Hera Dewanti

Kamu gak perlu bercerita lagi.

Saya sudah tahu semua informasi tentang kamu.

Gimana kalau kita bertemu?

She tidak bisa ikut menemani, karena harus bertemu dosen pembimbing. Dan tinggal Hera yang harus berjuang sendiri. Pikiran-pikiran aneh mulai berputar di kepalanya. Bagaimana kalau pria itu penipu? Bagaimana kalau pria itu ternyata  Om-Om perut buncit yang sangat tidak handsome? Atau ia sengaja mendekati gadis muda untuk dijual? Astaga!

Tepukan di bahu membuatnya hampir terjengkal. Hera membulatkan matanya ketika mengetahui siapa yang melakukan itu padanya. Seorang Bapak tua dengan kumis tebal—lebih cocok menjadi Papanya daripada pacarnya.

Hera menelan ludahnya dengan susah payah. “Gini Om, saya itu masih muda. Jadi, kalau dijadiin istri kedua, ketiga, apalagi keempat, saya gak mau! Lagian bilangnya kan 32 tahun, kenapa jadi tua begini sih?” tanyanya.

Bapak tua itu tersenyum, dan tetap menarik Salsa masuk ke sebuah private room. Gadis itu ketakutan luar biasa ketika mendengar pintu yang ditutup rapat.

My Sugar Daddy Where stories live. Discover now