Halo kembali lagi bersama saya Mak cupang tercinta, otak saya buntu mau lanjutin cerita sebelah. So, saya bikin cerita baru (ᗒᗩᗕ)
🍓 HAPPY READING🍓
Cowok tampan dengan kulit hitam manis itu sedang berkutat dengan cermin berukuran sedang yang ada didepannya, ia tidak berhenti berdecak kagum terhadap dirinya sendiri yang terlihat tampan dengan seragam khas SMA nya, yang ber name tag FARELL SEBASTIAN "Udah ganteng gini tapi kayak ada yang kurang." gumamnya ia memperhatikan wajahnya itu dengan teliti didepannya.
Lima detik kemudian ia teringat. "Kacamata!" Ia langsung merogoh laci yang ada disamping kasurnya.
Wusshh
Farell refleks menolehkan kepalanya kebelakang, yakin tidak yakin ini pasti ulah penghuni rumahnya. Buru-buru Farell mencari kacamatanya, hanya dengan terhalang kaca ia tidak akan melihat sosok makhluk halus.
Jantungnya mulai berdegup kencang bulu kuduknya berdiri ia mulai mencari kacamatanya dibawah bantal bahkan di sudut-sudut kamarnya itu.
Cteerrr!
Farell tersentak kaget ternyata diluar hujan diiringi semilir angin yang bertiup kencang dan suara petir yang membuat siapa saja bergidik ngeri mendengarnya. Matanya berbinar ia mulai mengangkat senyumnya kala melihat kacamatanya yang ternyata jatuh dideket lemari bajunya.
Ia melangkah untuk mengambilnya tapi seperti ada yang mengikutinya, tidak butuh waktu lama lagi ia sudah mengambil kacamata miliknya dan memakainya, setelahnya ia mengambil tas sekolahnya walau hujan badai sekalipun ia tidak akan bermalas-malasan untuk pergi ke sekolah.
Ia menuruni anak tangga satu-persatu untuk menemui orang tuanya. "Mama papa." panggilnya setelah sampai dilantai bawah.
"Apa mereka belum bangun?" Ia berjalan menuju kamar orang tuanya dengan perasaan yang penuh ketakutan.
Tangannya terangkat untuk mengetok pintu kamarnya tapi ia urungkan karena melihat pembantunya di dapur. "Mending gua nanya sama bibi aja" beo nya.
"Bi, mama sama papa kemana?" tanyanya dengan satu alis yang terangkat.
Asisten rumah tangganya itu menoleh, lalu berujar. "Mama papa nya den farell lagi keluar kota karena ada urusan kerjaan jadi den farell dititipin sama bibi ya." Ia tersenyum hangat kearah farell.
Ketakutan yang Farell rasakan itu terjadi lagi, orang tuanya pergi tanpa pamit terhadapnya, rasa kecewa bercampur aduk dengan kesedihan membuatnya jadi malas untuk berangkat ke sekolah.
"Den Farell gausah sedih ya kan disini ada bibi yang nemenin den farell, mending den sekarang sarapan karena udah bibi siapin." ujar bibi itu menenangkan farell.
"Gak mood makan bi, buat bibi aja." balas Farell tanpa melirik makanan yang ada didepannya, ia melengos pergi begitu saja dengan perasaan kecewa.
Hujan semakin deras bahkan seperti masih waktu di jam tiga pagi sangking mendung nya langit pagi sekarang, buru-buru ia masuk kedalam mobilnya untuk menuju ke rumah sahabatnya. Ya, untuk menjemputnya.
🍓🍓🍓
Gadis berpenampilan nerd itu sedang memperhatikan sesuatu didepannya dengan seksama, pasalnya sekarang ia sedang tidak memakai kacamata dan seluruhnya terlihat buram termasuk yang ada didepannya sekarang.
Tangannya mulai mengacak meja belajar dibelakangnya, lalu mengambil kacamata miliknya, buru-buru ia mengambil kacamata itu dan memakainya.
"AAAAAAAAAAA!" Ia berteriak kencang saat melihat makhluk aneh yang berlumuran darah dan tidak memiliki mata, ia terduduk lemas didepan meja belajarnya dan tetap mamandangi hantu itu dengan jantung yang berdegup sangat kencang.
YOU ARE READING
SECRET MISSION GENK [SELESAI]
HorrorSebuah genk yang mempunyai misi untuk memecahkan teori di sekolahnya, sekolah SMA ALASKA yang terlihat mapan bahkan tidak sembarang murid bisa masuk ke sekolah itu, tapi siapa sangka delapan remaja yang mempunyai kemampuan lebih itu harus tau kenyat...
![SECRET MISSION GENK [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/293150768-64-k227589.jpg)