Derap langkah kaki yang terburu-buru memecahkan kesunyian di malam itu. Arsa, si pemimpin tim langsung menghampiri Hezel yang sedang terengah-engah usai berlari.
"Ada apa?" tanya Arsa dengan tenang.
"Aku dengar dari beberapa penduduk bahwa banyak orang yang tiba-tiba mati ditempat. Dengan waktu yang sering dan jumlah yang banyak, mereka berpendapat bahwa ini bukan kematian biasa, tetapi pembunuhan. Aku sempat mengecek para korban dan saksi untuk menemukan tanda dan jejak pembunuhnya," perempuan yang menggunakan penutup mata sebelah ini menjelaskan panjang lebar kepada Arsa.
"Jadi bagaimana? Apakah kau mendapat petunjuk?" ucap Alkin yang tiba-tiba mendekat sambil menaikkan sebelah alisnya.
"Tidak. Aku mendapatkan jawaban. Pelakunya sudah jelas, Elzhar,"
Nama yang disebut oleh Hezel berhasil membuat Eliza, Alkin, dan Vero langsung menegang, dan Arsa langsung tersentak.
Elzhar adalah musuh yang sangat kuat. Sampai saat ini belum ada yang berhasil selamat saat berhadapan dengannya. Semakin banyak orang yang ia bunuh,semakin kuat pula dirinya. Tetapi, Elzhar sangat pemilih. Ia tidak akan membunuh orang-orang lemah karena menurutnya itu tidak berguna untuk menambah kekuatannya.
Mengetahui bahwa ia datang ke wilayah ini dan membunuh orang-orang lemah, sudah jelas ia sedang memancing agar mereka berlima mencarinya.
"Eliza, pasang sihir perlindungan. Vero, berjaga di bagian utara. Hezel, berjaga di bagian barat. Alkin, berjaga di bagian timur. Aku akan ke bagian selatan," ucap Arsa dengan tegas.
Eliza adalah satu-satunya yang dapat menggunakan sihir di tim ini. Sihir yang paling kuat yang dimilikinya adalah sihir perlindungan. Ia tidak banyak bicara, tetapi Eliza adalah orang yang sangat ramah.
"Sebentar, bukannya terlalu beresiko jika kita semua berpencar?" Vero yang diam akhirnya angkat suara.
"Tidak. Kita harus menemukan Elzhar dengan cepat lalu membunuhnya sebelum ada lebih banyak korban lagi," jawab Arsa dengan pasti.
Tanpa sengaja, Alkin dan Hezel bersamaan memandang ke arah Vero. Lalu, Vero membalas tatapan mereka berdua. Ketiganya seolah-olah sedang memberikan sinyal tersembunyi. Sebuah sinyal yang menandakan bahwa ini adalah rencana yang buruk.
"Jika salah satu dari kalian menemukannya, langsung beri tahu melalui earphone. Ayo mulai!" perintah Arsa dengan suara lantang. Semuanya langsung pergi ke posisi masing-masing.
Jangan lupa untuk like dan komen ya!^-^
ESTÁS LEYENDO
ELZHAR
FantasíaRumor bahwa musuh yang sangat kuat sedang berada di wilayah yang sama membuat tim Arsa terkejut dan hendak membunuhnya. Akan tetapi, tiba-tiba banyak kejadian tak terduga yang terjadi.
