Lorong pertama

6 0 0
                                        


  "Eh icha,Zarina sama circle nya hari ini pindah ke gedung utama di depan gedung kelas Mipa kan?" Tanya seorang siswi kepada Icha,anak dari asisten rumah tangga Zarina Evanthe Aubrey.

   "E-ee iya,soalnya kelas 12 Ips sekarang pindah ke gedung utama di depan gedung kelas 12 Mipa" jelas icha gugup.

   "Hey semuanya!!!! sini cepetan,Zarina lagi berantem sama Rajendra tuh,buruann!!" Teriak salah satu siswa SMA Bhakti 66 jakarta,salah satu sekolah swasta terbaik di kota itu.

        terlihat seorang gadis dengan rombongan nya tengan berjalan menuju Lorong sebelah kiri kelas 12 IPS, Gadis berambut Panjang dan hitam,menggunakan seragam merah maroon dan mengguanakan sepatu bermerk  sembari menenteng tas ternama yang ia punya,dia adalah Zarina Evanthe Aubrey,dengan  anggota di belakangnya Sabrina,Aileen,Gempita,dan Joeya.

        Tiba tiba datanglah rombongan lainnya di sebelah kanan,semua murid menyingkir memberi mereka jalan dengan tatapan yang ragu,terlihat laki laki bertubuh tinggi,dengan warna rambut coklat kehitaman tengah berjalan menuju lorong beserta rombongannya, laki laki itu dikenal dengan nama,Rajendra Aziel Alarico dan rombonganya yang mengekor di belakangnya,Nalendra,Arik,Brandon,dan fahar.

"Minggir" kata Zarina dengan meletakkan kedua tangannya di pinggang.

      Zarina dan Rajendra terlibat tatap mata yang panas,tidak ada satupun yang mau mengalah ,mereka bersikeras untuk melewati Lorong itu pertama,menurut Zarina mengalah adalah hal yang memalukan dan terlihat tidak memiliki pendirian dan harga diri,Lorong itu menghubungkan gedung kelas 12 IPS & 12 MIPA dan hanya memiliki satu akses saja,padahal ukurannya dapat dibilang sangat sempit hanya cukup untuk 5 orang saja.

     Zarina dan Rajendra adalah dua murid yang cukup disegani oleh siswa siswi disana,mereka berdua berasal dari keluarga yang kaya,dan terkenal dengan pamornya yang tinggi,Zarina dikenal sebagai gadis yang dingin dan kasar,itu sebabnya siswa siswi disana berprinsip pantang menjadi cerita di kehidupan Zarina.Sedangkan Rajendra dia merupakan anggota geng "Moge" atau motor gede yang mempunyai nama "The Gunther" mereka sering dirumorkan terlibat tawuran antar geng,walaupun ia tidak pernah membully teman satu sekolahnya tetapi mereka tetap disegani oleh para siswa.

"Lo yang minggir,awas!" jawab Rajendra sambil mendorong Zarina yang menghalangi jalan di depannya dan berusaha melewati Zarina dan Circle nya.

      Tidak terima dengan apa yang dilakukan Leon, Zarina kemudian menarik tas laki laki bertubuh kekar itu hingga jatuh.

"Ambil gak!" bentak leon.

     Zarina menarik nafas Panjang,dan menghembuskannya dengan berat, gadis 17 tahun itu kemudian mendekat ke arah Rajendra dan menginjak injak tas milik laki laki berambut hitam kecoklatan itu,dengan brutal.

"Gak! lo punya tangan kan,dipakek dong,tengik banget ya lo" oceh Zarina.

     Rajendra kemudian mendekat dan memegang kedua bahu Zarina dengan kedua tangannya yang berotot,kemudian mencengkramnya dengan kuat,hingga Zerina terlihat sangat kesakitan.

"Lo ga punya tata krama ya?" Bisik Rajendra di telinga Zarina.

     Sabrina kemudian mengambil tas milik Rajendra dan menarik Zarina mundur,begitupun dengan teman teman Rajendra yang lain.

"Beb udah pergi aja,lo gatau dia siapa?." bisik Aileen.

"Udah bro cabut aja,ngapain lo tanggepin" Bisik Brandon kepada Rajendra.

"Lo siapa sih?oh,Anak IPS yang baru pindah ke gedung utama ya? pantesan ga ada attitude" Kata Rajendra sembari merapikan rambutnya ke belakang.

"Jaga mulut lo,sampah!!" Bentak Zarina.

Você leu todos os capítulos publicados.

⏰ Última atualização: Aug 20, 2021 ⏰

Adicione esta história à sua Biblioteca e seja notificado quando novos capítulos chegarem!

Rajendra & Zarina (Hate to Love me)Histórias para pegar e não largar. Descubra agora