Jangan lupa Follow akun Instagram Author : @Fullandari
Di sana kalian bisa tau info spoiler, Trailer dan beberapa informasi penting lainnya mengenai Novel terbaru aku 🥰🥳🤩
Jangan lupa untuk tinggalkan jejak di komentar + tekan tombol ⭐ di bawah ya agar aku semakin semangat untuk Update 🥰
Happy Reading 🥳
Plak
Sebuah tamparan keras mendarat di salah satu pipi mulus itu. Tamparan itu meninggalkan bekas kemerahan disana. Hingga membuat wajah cantik itu terpelanting ke samping.
"Jangan pernah bermain-main dengan ku Lucy," ujar sosok laki-laki berbadan tegap dengan tato yang memenuhi seluruh tubuhnya.
Lucy tersenyum tipis. "Aku tidak pernah bermain-main denganmu Garv," jawab Lucy dengan menatap kedua iris mata tajam itu tanpa takut.
Tangan Garvin mengepal kuat. Urat-urat dileher dan ditangannya langsung menonjol. Garvin berusaha menahan emosinya yang mulai terpancing.
Namun sayang, Garvin bukanlah tipikal orang yang mampu mengendalikan emosinya. Dengan kasar Garvin menarik kuat rambut panjang itu tanpa perasaan. Membuat Lucy memekik kesakitan hingga terkejut dengan pergerakan yang begitu tiba-tiba. "APA YANG KAU LAKUKAN GARV?!" bentak Lucy tidak terima. Iris bola mata itu membulat sempurna. Menatap tak percaya. Sementara tarikan di rambut panjangnya semakin menguat. Sedangkan bentakan keras dari Lucy tadi sukses memancing emosi Garvin. Disejajarkannya wajah Garvin dengan wajah Lucy yang terlihat menahan sakit di kepalanya. "Aku ingin menghabisi mu," bisiknya dengan suara rendah dengan penuh tekanan hingga membuat bulu kuduknya meremang, mulai merasa takut. Tatapan itu berubah menjadi dingin tidak seperti biasanya. Bahkan sekarang, hembusan nafas pria di depannya menerpa halus wajah cantiknya.
Alih-alih menunjukkan rasa takutnya,ucu memilih untuk tidak menunjukkan rasa takutnya. Dengan penuh keberanian ia menantang laki-laki di hadapannya. Ia tidak ingin terlihat lemah. "Habisi aku Garv. Habisi aku. Untuk apa aku hidup di dunia ini jika kehadiranku saja tidak pernah kau inginkan? Aku akan sangat berterimakasih jika kamu mau melakukannya untuk ku. Bukankah tidak buruk jika aku mati ditangan suamiku sendiri?" ujarnya seraya menatap tepat kedua bola mata tajam itu.
Garvin tercengang. Tubuhnya terdiam sesaat tatkala mendengar perkataan yang keluar dari bibir Lucy.
"Please cintai aku seperti dulu lagi Garv."
Lucy menatap lekat kedua bola mata Garvin. Berusaha mencari cahaya titik terang melalui kedua bola mata tajam itu. Namun nihil, Lucy hanya menemukan sebuah kegelapan dengan tatapan dingin dan arogan yang terpancar di kedua bola mata laki-laki yang ia cintai. Tidak ada kehangatan lagi yang terpancar disana. Tidak ada tatapan penuh cinta yang dulu Garvin selalu layangkan padanya. Sekarang hanyalah tatapan penuh kebencian dan dendam yang terpancar di kedua bola mata Garvin.
Sebuah seringai tipis tersungging di bibir Garvin ketika melihat kedua bola mata perempuan di hadapannya tengah menatap sendu wajahnya. Akan tetapi, tatapan sendu itu tidak membuat Garvin luluh. Hatinya semakin keras bagaikan batu baja. Dengan kasar Garvin melepas tarikan di rambut panjang Lucy. Lalu Garvin bangkit dan berdiri tepat dihadapan Lucy yang tengah duduk bersimpuh di atas lantai dingin dengan kepala menunduk.
Lucy terdiam. Kedua tangannya mengepal kuat. Kedua bola matanya menatap kosong lantai yang ia pijak. Siapa yang akan tahan jika berada di posisi seperti Lucy sekarang?
Sementara itu, aura Garvin begitu mengintimidasi dan mendominasi. Tubuh tegap, berotot yang Garvin miliki semakin membuat suasana terasa mencekam. Garvin terlihat bagaikan seekor singa yang telah menemukan kelinci buruannnya.
YOU ARE READING
THE KING OF MAFIA (21+)
Romance‼️ Awas! Mengandung virus baper akut. ‼️ Halu pengen dinikahin seorang Mafia sampai bucin akut? Ayo mampir ke novel aku! ‼️ Siapin jantung kalian karena akan ada banyak adegan Action tak terduga. Garvin Crishtian, berusia 30 tahun. Merupakan seor...
