Si preman sekolah

11 1 0
                                        

"ku kira ini awal yang baik untukku,ternyata tidak"

"Hah pindah lagi?"ucapku kepada ayahku,aku benci mengatakan ini tapi,apa boleh buat.

Sebelumnya hai namaku viola,umurku 17 tahun dan aku duduk di kelas 2 SMA.Aku tinggal bersama ayah,ibu,dan satu adik laki-laki ku.

Ya,ayah ku seorang TNI yang biasanya berpindah tugas.Dan inilah kisahku

"Iya nak kita akan pindah ke Jakarta!"ucap ayahku lembut sambil meletakkan tangannya di bahuku.
Mengapa saat aku sudah mendapatkan teman yang nyaman bagiku yang cocok denganku aku harus meninggalkannya.
Tapi mau bagaimana lagi mau tidak mau aku harus menghadapinya.

"Pa, tapikan makassar ke jakarta jauh pa,viola masih mau berteman dengan jihan!" Pintaku kepada ayahku
"Violet!tolong mengerti nak! Ini sudah tugas bapak!,bapak ngak bisa
"Tapi pa"kataku sudah pasrah."violet,masih bisa vidio call dengan jihan"

Tiga hari kemudian...
Saatnya mengucapkan salam perpisahan dengan jihan

"Nanti ketemu klo udah sukses ya dugong"ucap jihan yang mengejekku sambil menangis
"Iye kuda lumping"jawabku sambil menahan tangis

Perjalanan pun di mulai

Ditengah perjalanan adikku berkata"kok gitu aja nangis sihh!"katanya dengan nada sombong

"Woy orang lagi sedih,kau emang cari penyakit ya?tegasku sambil mengancam adikku
"A-ampun kak,kan cuma bercanda"
"Becanda mu keterlaluan adiku yang jelek!"

Sampai di bandara lalu naik kepesawat
~~~~~~~~~~~~~~~

Si preman sekolahTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang