Dua orang pria muda sedang memperhatikan seorang wanita muda yang baru saja keluar dari sebuah restoran sambil membawa dua kantong sampah di kedua tangannya.
"Siapa dia?", tanya salah satu pria yang dandannya sangat berantakan dibandingkan dengan pria satunya yang mengenakan jas rapih dan rambutnya yang tertata rapih.
"Wanita yang kau sukai?", tanyanya lagi karena lawan bicaranya tak kunjung menjawab pertanyaannya.
"Tidak.", jawab pria bernama Cho Kyuhyun itu membuat Sehun mengerutkan keningnya tidak mengerti alasan pria yang berada di balik kursi kemudi itu memperhatikan seorang wanita jika bukan karena rasa suka?
"Lalu?", Sehun melihat Kyuhyun menarik nafasnya panjang lalu menghembuskannya juga cukup kencang sebelum menjawab pertanyaannya.
"Ada janji yang harus kutepati melalui wanita itu.", Bukannya meluruskan semuanya, jawaban Kyuhyun justru semakin membuat Sehun tidak mengerti.
"Tapi.."
"Aku akan membayarmu. Bukankah kau bilang sedang membutuhkan uang? Katakan saja berapapun jumlahnya, aku akan memberikannya.", sela Kyuhyun cepat dan Sehun merasa semakin heran dengan pria itu namun ia merasa sangat tertarik dengan tawaran Kyuhyun itu mengingat ia sangat membutuhkan uang untuk membayar hutang peninggalan ayahnya yang kabur setelah kalah berjudi.
Sehun tinggal bersama dengan ibunya yang kebetulan sudah menjadi asisten rumah tangga di rumah Kyuhyun sejak beberapa tahun terakhir dan disitulah ia bertemu dan mengenal seorang Cho Kyuhyun yang terkenal misterius.
"Berapapun?"
"Hm. Katakan angkanya dan aku akan langsung memberikannya. Ahh, aku juga akan menyiapkan semua fasilitas yang akan kau perlukan. Mobil, pakaian, jabatan.", Sehun sangat terkejut mendengar itu, ia tidak menyangka jika akan menerima sebanyak itu.
"Kau mau kan?", tanya Kyuhyun yang dibalas dengan anggukan kepala oleh Sehun dan saat itu Kyuhyun menunjukkan senyuman penuh kemenangannya lalu mulai menatap Sehun dari ujung kepala sampai ke ujung kakinya.
"Sekarang kita harus melakukan perubahan terlebih dahulu.", ucapnya lalu ia pun langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi ke tempat tujuannya yang akan mengubah penampilan acak-acakan Sehun.
~
Di tengah-tengah lapangan golf berdiri dengan angkuhnya seorang pria yang bersiap untuk melayangkan tongkat golf yang ada di tangannya kini.
Ketika ia meleset memukul bola golfnya, suara tepukan tangan terdengar dari arah belakangnya membuat pria itu segera menolehkan kepalanya untuk melihat siapa yang melakukan penghinaan padanya.
"Sepertinya kemampuan bermain golfmu sudah sangat menurun jauh Tuan Kim.", sindir seorang wanita dengan dandanan glamor juga wajah cantik yang bertepuk tangan barusan.
"Diamlah. Apa yang kau lakukan disini? Bukankah kau baru kembali dari Inggris?", Taehyung kembali membalikkan tubuhnya dan kini berjalan ke arah bola yang dipukulnya tadi untuk melakukan pukulan kedua.
"Aku tidak suka sambutanmu sayang.", balas wanita itu sambil mengikuti Taehyung.
"Berhentilah memanggilku seperti itu Nona Kwon. Itu terdengar menjijikan.", balas Taehyung pada Yuri lalu ia kembali memukul bola golf itu sampai masuk ke dalam hole.
"Bagus!", teriak Yuri bangga sedangkan Taehyung mengambil minuman yang diberikan oleh gadis pekerja disana namun baru saja ia meminum setengguk, ia langsung menyemburkannya dan menatap marah pada gadis yang memberikannya minuman itu.
"Yakk! Bukankah sudah jelas kukatakan padamu untuk tidak menambahkan gula pada kopiku!", Taehyung melempar asal kopinya dan tangannya kini meraih dagu gadis yang terlihat menundukkan ketakutan padanya.
ESTÁS LEYENDO
Young Selfish (Completed)
FanfictionKisah yang menceritakan tentang keegoisan dari orang-orang muda ini demi mendapatkan yang ingin mereka raih. Kwon Yuri, gadis kaya dengan karirnya sebagai pianis terkenal dan memenangi berbagai festival musik. Oh Sehun, pemuda lugu yang akhirnya ter...
