Aha01

34 2 3
                                        

🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️🌫️
"Akhir-akhir ini memang angin perlahan meniup semua daun yang tergeletak di tanah, perpindahan musim, sepertinya ini akan melelahkan ku?"
Menyandarkan kepalanya sambil bergumam sendiri didekat jendela



"Woi,...Lo gak kerja,apa tu jam yang gak beres atao emang gaya hidup Lo yang aneh, perbandingan miring antara kau dan jam disebelah Lo,apa kau tau itu?"
Mencari gara-gara



"Lo...Lo...Lo....aku gak ngerti cara mikir orang pinter itu kayak apa,tapi untuk orang setengah pinter seperti ku, sepertinya tidak ingin menjadi lebih jenius lagi,gue liat Lo aja ngeri, cara pikir Lo,bicara Lo,logat Lo, antusias Lo, semuanya tidak sebanding dengan tampang Lo, ngerti lo!"
Menengok ke belakang,tepat didepan pintu kamar nya yang terbuka



🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Pekarangan belakang apartemen 20,jendela yang terbuka membuat dia berdiri di sana ikutan lomba sambung bicara,
"Injun....pa kau cuti kerja,bukannya seharusnya saat ini sudah berada di tokoh,menjaga bunga,ooh ya,apa disana juga ada kumbang yang hinggap?"




Sensasi terasa dalam pertanyaannya, sudah mencela pembicaraan, menyodorkan kalimat seenaknya,
"Ngapain Lo ikutan nyambung hal yang gak perlu sih, ngeselin Lo!"




💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐
Didekat gerbang besar,dia mendapatkan kado
"Choi Injiun....ni bunga Lo,pacar Lo lagi gaji tu,tumben kirim seikat bunga untuk Lo, lagian punya pacar pelit amet kasih nya,cuma seiket ja,gue juga bisa,jika kasih ini sudah bisa jadi pacar Lo,Choi Injiun,apa Lo mau punya pacar kedua,gue mau kok, kalau itu Lo!"



Sahutan ganas tiada duanya
"Sejak kapan Lo jadi ortu gue,sampai gampang banget dibuat candaan tu nama gua diganti,dan pacar,Lo nya yang oke,gue nya ogah,"


Batinnya,
"Ni hari kenapa mojokin gue Mulu sih, ngeselin amet nih hidup,tiga senior emang lagi gak ada kerjaan,"


🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Sahut dia yang bersandar dibawah pohon rindang mengawasinya
"Yakin Lo gak kerja,apa mungkin kau sedang mogok kerja?"


Geramnya
"Ni hidup gue,mau ngapain kek terserah,Napa Lo pada sewot urusin kegiatan gue sih, ngeselin banget,"


🙋🙋🙋🙋🙋🙋🙋🙋🙋🙋🙋🙋🙋🙋🙋🙋🙋🙋🙋

Seseorang melambaikan tangannya dengan senyum pemikat yang menjijikkan,
"Injuunnnnn.......apa kau merindukanku?"


Seringai nya membunuh lalat yang lewat
(Kkkkkkk,)
"Orang di dekat gerbang lah yang lebih merindukan mu, kerinduan ku sudah melewati batasnya,jadi gak mungkin diaktifkan lagi,"



🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕
Apartemen 19,nasib istirahat terabaikan oleh ulah para senior tak berkelas
"Senior_tolong jangan keras kan suara,lagi migren,butuh ketenangan,"


Sepoi angin lewat mengatakan
"Tidak ada gunanya ngomong baek-baek ke mereka,toh penghuni apartemen Ahaemy orang nya bener-bener anjlok,ngeselin,gak ada bener-bener nya,hanyo Lo junior yang paling beres disini,usahain minggir sebelum mereka meluncurkan serangan mendadak,dan sangat brutal,"





🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
"Lo ngapain ikutan ngomong,Lo pikir ini sesi tanya jawab,minggir sana!"


Orang depan pintu kamar injun
"Tu orang ngapain ikutan nongol juga,"


💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐
"Woi,suara gue keras wajar la,cowok gitu Lo,apa migren?salah siapa Lo gak ngobat,makanya migren obatin sana,butuh ketenangan,ruang ICU tempat yang paling aman, tepat kan bocah idiot,"


"Bukankah seharusnya kau tutup saja tirai kamar mu, berurusan dengan mereka bak berbicara dengan orang gila yang lewat,"


🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕🤕
"Tapi walau begitu,nona injun tetap menghiraukan mereka?"


"Lagian gue juga gak ada kerjaan,jadinya ikutin mereka aja,main nyambung pembicaraan yang tak berguna, lagian gue hampir sebagian tertular kekonyolan mereka,jadi wajar saja,"

Akhirnya dia yang migren menutup tirai tanpa menghiraukan mereka seperti arahan injun.

AhaemyStories to obsess over. Discover now