Hai guyss
semoga kalian suka ya sama ceritanya!
sorry kalo ceritanya agak ngebosenin atau kurang menarik,soalnya ini cerita pertama aku
Oh ya jangan lupa vote & komen yaa supaya author bisa lebih semangat lagi uploadnya!
***
Seorang gadis berkulit putih sedang tidur nyenyak diranjang empuknya itu...
Tak lama tidurnya pun terganggu dengan suara ketukan yang berasal dari pintu kamarnya itu.
"Rayy bangun sayang"
Kata Dinda bukan lain adalah bundanya Rayna
"Iya bund,bentarrrrr lagi"
Rengek Rayna yang masih terpejam
"Inikan hari pertama kamu masuk sekolah baru Ray,masa ntar kamu langsung telat dihari pertama sih"
Kata Dinda yang memasuki kamar putrinya itu
"Iya iya ini Ray mau bangun ko"
Balas Rayna sembari mengucek-ngucek mata
"Yaudah kamu mandi terus siap-siap,bunda mau nyiapin sarapan dulu"kata Dinda sambil melangkah pergi dari kamar putrinya itu
"Iya bund"balas Rayna
Raynapun segera memasuki kamar mandi untuk mandi,yakali mau tidur lagi wkwk.Setelah selesai,raynapun bersiap-siap menggunakan seragam sekolah lamanya karena ia belum mendapatkan seragam baru dari sekolah nya itu.
Raynapun keluar dari kamar tersebut yang letaknya dilantai dua,lalu menuruni tangga untuk menghampiri bunda dan ayahnya yang sedang duduk diruang makan
"Haii ayah bunda"sambut Rayna yang hanya dibalas senyuman oleh Rey dan Dinda.Raynapun menempati tempat duduk yang bertepatan sebelah tempat duduk Dinda,lalu segera memakan roti yang ada dihadapannya itu
Setelah selesai sarapan bersama,raynapun berpamitan kepada Dinda untuk pergi ke sekolah
Rayna diantar oleh Rey,ayahnya.
Diperjalanan tidak ada satupun pembicaraan diantara mereka,entah karna males berbicara karna masih pagi atau memang tidak ada topik yang akan dibicarakan
Sesampainya disekolah
Rayna segera bersalaman lalu pamit untuk segera masuk kesekolah barunya itu
"Cieee sekolah baru nihhh,berarti semangatnya juga harus baru dong" ucap Rey kepada Rayna
"Hehe iya yah" jawab Rayna lalu menunjukan cengiran andalannya
"Yaudah Ray masuk dulu ya yah"pamit Rayna yang dibalas anggukan dari ayahnya
Lorong
Rayna bingung karena iya tidak tahu ruang kepseknya dimana.
Lalu iya memutuskan untuk duduk sebentar dikursi yang ada di lorong itu.yaaaa sambil nunggu orang lewat siapa tau ada yang mau mengantarnya keruangan kepsek hehe
"Haii" ucap seorang gadis yang berlari kearah Rayna
"Haii juga" jawab Rayna tak sombong
"Lu anak baru itu ya?"ucap dia lagi
"Iya"jawab Rayna.
"Oh ya btw nama lu siapa?" Rayna balik tanya kepada gadis tersebut
"Gw Laras,kelas 11ipa2" jawabnya.
"Lu?"tanya Laras kepada Rayna
"Gw Rayna,panggil aja Ray hehe"kata Rayna memperkenalkan diri
"Oh okeh"kata Laras tersenyum kepada Rayna
"Lu nyari ruang kepsek ya?"tanya Laras kepada Rayna
Eh anjir ko dia tau sihhh gw mau keruangan kepsek,jangan-jangan dia keturuna dukun.ihhhh serem bangettt dahhh~batin Rayna
"Ehh iya nih,dimana yaa?"kata Rayna balik nanya
"Yuk gw anter"jawab Laras yang langsung menarik tangan Rayna kesuatu ruangan yang bertulisan 'Ruang Kepsek' yang bertepatan disamping kantor sekolah itu
"Makasih ya ras" kata Rayna lalu tersenyum kearah Laras
"Yoaii"jawab Laras mengacungkan jempolnya
"Yaudah gw duluan ya" kata Laras lalu pergi dari hadapan Rayna
Rayna langsung mengetuk pintu ruangan itu, seseorang pun keluar dari ruangan kepsek tersebut
"Ehh kamu anak baru ya?" Kata seorang pria yang seperti nya kepsek disekolah itu
"Eh iya pak,saya Rayna pindahan dari sekolah Raja wali"jawab Rayna
"Oke,bapak akan antar kamu kekelas baru kamu.marii"kata kepsek tersebut lalu melangkah untuk mengantar Rayna, Raynapun mengikuti kepsek itu sampai didepan kelas yang bertulisan '11ipa2'
Kek pernah denger nih kelasss dimana yaaa~batin Rayna
"Ini kelas baru kamu,mari masuk"kata kepsek itu
"Ehh iya pak"jawab Rayna,lalu mengikuti kepsek tersebut yang memasuki kelas itu
Gimana guys ceritanya?
Maaf ya kalo kurang seru
Yuk lanjut
Oh ya sebelum lanjut jangan lupa vote & komennya yaaa
Makasihhhh
Nex~
أنت تقرأ
RAYNA
أدب المراهقين"𝐃𝐨𝐧'𝐭 𝐆𝐢𝐯𝐞 𝐂𝐨𝐦𝐟𝐨𝐫𝐭 𝐚𝐧𝐝 𝐢𝐧 𝐭𝐡𝐞 𝐞𝐧𝐝 𝐲𝐨𝐮 𝐥𝐞𝐚𝐯𝐞" -Rayna Kisah seorang gadis yang berusaha keras untuk menaklukkan hati lelaki yang ia cintai disekolah barunya,lelaki yang ia cintai ter...
