Part 8

80 52 46
                                    

"Permisi" Ucap Yelli agar dia bisa masuk dari kerumunan dan bisa melihat apa yg sedang terjadi

"Hahhh, lo kannn.... " Teriak Yelli setelah melihat gadis yg tergeletak di jalan tersebut

"Mbak kenal orangnya mbak?" Ucap orang disebelah Yelli

"Iya mbak, kami satu kampus, dia kenapa mbak? Kok bisa tergeletak disini?" Tanya Yelli kepada orang yg tadi

"Saya kurang tau mbak, tadi mbak itu jalan dan tetiba pingsan" Balasnya

Sekarang Yelli jongkok dan memegang area kepala gadis yg tergeletak tersebut.

"Duh panas banget, tadi ini orang kayaknya kecapean deh. Siapa namanya?" Yelli berusaha mengingat nama gadis tersebut

"Haa iya Ariana" Lanjut Yelli setelah mengingat Gadis tersebut

"Duh gue harus gimana nih, gue mana kuat angkat ni orang sendiri" Yelli kebingungan sendiri sekarang. Namun tetiba ada seorang gadis yg memakai perlengkapan sama dengan nya dan bisa di pastikan dia juga Mahasiswa Baru Esa Mandiri

"Woy lo" Teriak Yelli

Sekarang kerumunan yg melingkari mereka sudah bubar karena Yelli bilang memgenalny jadi orang orang sudah kembali

"Wooy" Teriak Yelli lagi kepada gadis yg berjalan dekatnya

Merasa di panggil gadis tersebut mendekati Yelli

Tanpa basa basi Yelli langsung memerintahkan gadis tersebut "Bantu gue angkat ni orang ya, tdi dia pingsan"

"Mau dibawa kemana?" Sahut gadis tersebut

"Ya ke rumah sakit dong, siapa nama lo?" Tanya Yelli

"Nama gue? Bella Handrito" Balasnya dan mengulurkan tanganya untuk dijabat oleh Yelli

Bella Handrito gadis yg cukup tinggi dan badan yg sedikit kurus, dia juga mahasiswa baru di Esa Mandiri dan sekarang Berjumpa dengan Yelli dan Ariana yg sedang pingsan

"Yaudah, udahan kenalannya gue Yelli. sekarang lo bantu gue angkat dia ke taksi" Balas Yelli setelah menjabat tangan Bella tadi

"Gue kurus begini mana kuat, sekarang gini aja, lo liat aja handphonenya ni orang dan kita telfon aja yg terakhir dia hubungi" Jelas Bella

"Yaudah lo ambil dong handphonenya di tasnya itu, gue pegel ni mangku kepala dia, dia panas banget nih, kayaknya demam" Yelli memangku kepala Ariana di pahanya

Mendengar perintah Yelli, Bella berjongkok dan merogok tas Ariana untuk mencari handphone sang pemilik tas

"Nih Handphone nya" Balas Bella menunjukkan handphone Ariana kepada Yelli

"Yaudah lo telfon dong"

"Bentar dong"

"Berat nih" Ucap Yelli yg masih menahan Kepala Ariana

Bella membuka handphone milik Ariana dan melihat riwayat panggilan handphone tersebut. Terlihat nama abang Gio alay💜💙 di riwayat panggilan teratas dari handphone tersebut. Dengan cepat Bella menekan tombol telfon.

"Halo dek kenapa lama pulangnya"

"Halo, ini abang Gio ya?" Balas Bella setelah mendengar sang penerima telfon

"Iya ini siapa ya? Ariana nya mana?"

"Ini Bella bang, bang Ariana yg abang bilang lagi pingsan bang"

Hai Chingu [COMPLETED] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang