Black Velvet House

By vanecapoo

383K 40.9K 4.6K

When nine girls live together in the same place called Blackvelvet House More

👣 First Floor
👣 2nd Floor
1. Saturday
2. Tall and Short Sister
3. She's actually happy
4. She's not okay
5. She's been hiding
6. She's holding on
7. Same Age Friend
8. Doubtfull
9. Exodus Group
10. Fool Friends
11. Explodes!
12. Missing You
13. Future
14. Chocolate
15. Violence
16. Black Out
17. Pre Order
18. Always be There
20. So Sorry
21. a Freak?
22. Honestly
23. Importance of Support
24. Welcome, You
25. It's Been a Long Time
26. Part of Me
27. Kicked Out
28. Take Care of Her
29. Blow Up
30. perfect stranger
31. Faith
32. Corndog
33. Congratulations
34. Switzerland
35. Surprise
36. I Am Okay
37. Keributan
38. Puppy Doll
39. Drunk
40. Little did She Know
41. Cousins
42. Catch Things Up
43. Mary Jane
44. Heart Attack
45. Family Thing
46. Efforts
47. Caring
48. Invitation
49. Back
50. The Kiss
51. I'm Not Moving
52. Investigation

19. Beef or Chicken

5.6K 730 99
By vanecapoo

Entah kenapa Rose kepikiran.


Kalau bukan Jungkook, apakah Jaehyun yang selama ini secret admirer Yeri?

Tapi setau Rose, Jaehyun 'kan masih pacaran sama Chaeyeon. Rose menolak percaya kalau Jaehyun cowok brengsek.

Rose tau-tau malah meet up sama Jungkook di J.Co deket kampus gara-gara ini.

Yup, Jungkook ada urusannya sama Rose. Bukan Yugyeom atau Mingyu.

"Hei..." sapa Rose begitu Jungkook duduk dengan donat di tangannya.

"Laper gua. Dasar cewek, ngajak ke tempat makan kek! Jam makan siang nih." Protesnya.

Ini alasan Jungkook jomblo said by Yugyeom: suka egois secara sadar dan tidak.

"Sorry, sorry. Nanti kita drivethru MCD deh, gue traktir."

Si Jungkook nyengir seketika, "Gitu dong."

Sialan, batin Rose.

"Kook, tolong jelasin kronologi kejadian kemaren tuh kayak gimana." Kata Rosè.

"Ya gitu, gue nggak paham itu maling habis masuk atau baru mau masuk, tapi sempet ditahan sama Pak Kadir." cerita Jungkook.

".....Gue sorot lampu jauh sambil klaksonin. Habis itu kabur tuh orang panik."

Rose ngangguk, "Lo gak sempet liat plat motornya ya?"

"Nggak kepikiran gua." Kata Jungkook, "Mana satpam lu udah pingsan."

"Em....Terus itu paperbag yang lo bawa darimana?" Tanya Rose.

"Dari pos satpam."

"You sure? Bukannya emang lo yang bawa?"

"Anjir, masih aja. Bukan gua. Kenal aja nggak sama si Yemi."

"Yeri." Koreksi Rose.

"Ya pokoknya bukan gue." Kata Jungkook.

"Soalnya gini, itu isinya sepatu. Tau darimana coba ukuran sepatunya Yeri kalau bukan orang yang sering ke rumah?"

Jungkook berdecak kesal, "Ya tuhan, kalau tau bikin susah, dari semester awal nggak mau gua kenal sama Lisa."

Rose ketawa, "Serius bukan lo? Gue bisa jaga rahasia."

"Kalo gua suka sama dia, tinggal ngomong langsung. Ngapain gua repot-repot sok misterius ngasih-ngasih hadiah gitu. Creepy."

Rose jadi tertohok.

Selama ini 'kan dia begitu.

Apa Jaehyun nganggep dia creepy juga ya? (╥_╥)

"Jungkook, gue mau nanya satu lagi."

"Apaan? Jangan susah-susah. Gua males mikir, laper."

".....Kalo Jaehyun yang ngirim, mungkin nggak?"

Jungkook yang mau masukin donat ketiga ke dalam mulutnya langsung diem.






🏠🏠🏠





Yeri nunggu dijemput Seungyoun di depan kos Doyeon, fyi Wooseok hari ini pulang ke Jepang.

"Hai!" Sapa Joy.

Yeri rada kaget ngeliat Joy duduk di dalem mobil Seungyoun.

Apaan neh.

"Kenalin, Dek. Asisten baru gue." Kata Seungyoun, seolah menjawab kebingungan Yeri.

"Enak aja lo, katanya admin staff." Protes Joy.

"Ya intinya 'kan lo bantu gue."

Yeri bingung ini mereka ngomongin apaan coba. Mana akrab banget kelihatannya. Sejak kapan?

"Kak Wooseok mana?" Tanya Yeri.

"Abis ini kita jemput, masih di rumah." Kata Seungyoun.

Setelah jemput Wooseok, Mereka pun berempat ke Bandara. Yeri keliatan sedih banget lihat kakaknya mau balik.

"Kak, makan yang banyak please! Kurus banget tulang semua." Kata Yeri.

Wooseok ngacak-ngacak rambut Yeri. "Kalo butuh bantuan, telpon aja Seungyoun. Jaga diri ya. Kalo bisa jangan pacaran dulu."

"Nasehat apaan tuh, basi. Nggak usah didengerin." Seungyoun yang protes.

"Boro-boro mikir pacaran...." gerutu Yeri.

"Terus cowok kemaren siapa?"


Seungyoun geregetan lalu narik kepala Wooseok ke arahnya, "Bawel. take care ya, sayang. Sini cium dulu."

Wooseok melotot ke Seungyoun, lalu berubah jadi lembut waktu menoleh ke Joy.

"Gue titip ya." Kata Wooseok ke Joy.

Entah maksudnya Yeri atau Seungyoun, Joy nggak mau mikir. "Iya, tenang."





Chu



Wooseok tiba-tiba nyium pipi kanan Joy, "Makasih udah jagain Yeri."

"Kak Wooseok!" Pekik Yeri.

Joy sampe mundur kebelakang dengan mata membulat dan ngelirik Seungyoun lagi. Takutnya marah gitu 'kan.

Belum juga dia masuk kerja, nanti Seungyoun sensi duluan gara-gara perihal cium pipi.

"Gue bukan gay, Joy." Kata wooseok, lalu mengarahkan jempolnya ke Seungyoun. "Nggak tau kalo dia."

"Bangsat. Hahahaha."

Yeri sama Seungyoun ketawa-ketawa.

Joy bengong.







🏠🏠🏠






Suho ngelirik Irene di sebelahnya, cuma pake kaos sama jeans aja bisa cantik banget.

Suho juga sama, cuma kaosan doang dan bawa mobil sendiri.

Disuruh Hani, biar terlihat merakyat katanya.

Terserah.

"Mereka udah sampe?" Tanya Irene.

"Xiumin bilang tadi di parkiran."

"Oooh...Kita kemana dulu?"

"Nonton." Jawab Suho.

Pantesan perasaan Irene nggak enak, rupanya pas sampe XXI Hani bilang udah pesen tiket film horror yaitu IT.

Irene aja suka takut liat badut, ini lagi badutnya jadi-jadian.

Mau protes tapi malu!

Belum lagi Hani sama Xiumin excited banget mau nonton.

Pas lagi nunggu film mulai, Hani cerita. "Ay, masa mamah ribut banget nyindir aku gara-gara Sandeul udah punya anak. Apa kita bikin duluan aja?"

Xiumin nyentil keningnya Hani. "ngawur kamu."

"Kan kesel. Lo gitu nggak sih, Kak?" Tanya Hani ke Irene.

"Nyokap gue santai, paling bokap yang suka tanya-tanya." Jawab Irene.

Suho reflek nengok. "Papa tanya apa?"

"Um....Ya nanya biasa sih. Paling tanya kabar kamu." Irene jadi nyesel bawa-bawa bokapnya.

"Itu tuh sebuah kode halus, kak." Kata Hani.

"Emang kalian rencana nikah kapan?" Tanya Irene, mengalihkan pembicaraan.

"Kapan aja. Nunggu Hani siap. Ya, nggak, bro?" Jawab Xiumin lalu nengok ke Suho.

"Iya, ngapain buru-buru." Kata Suho, melempar senyum ke Irene.

Irene diem-diem lega campur seneng setelah denger dia nggak jadi beban buat Suho.

Sepanjang film Irene cuma duduk tegak sambil selimutan pake jaket m4h4Lnya Suho.

Irene nonton dari sela-sela jaket.

"Gapapa nih aku pake?"

"Iya, pake aja. Aku...ash...kaget!"

Suho juga rada kaget di beberapa scene, bikin Irene ketawa. Baru kali ini liat sisi lain Suho.

Suho mana berani make a move rangkul-rangkul Irene kayak Xiumin ke Hani.

Tangan nggak sengaja kena pas ambil popcorn aja langsung minta maaf.

"Rene, aku mau ke WC dulu." Bisik Suho.

"IKUT!"

"He?"

Irene ngelirik Hani dan Xiumin yang lagi mesra-mesraan. Di baris itu cuma ada mereka, fyi.

"Kamu tunggu sini aja." Suho menunjuk kursi di deket toilet.

"Iya."

"Jangan kemana-mana."

"Iya, Suho. Cepetan."

Suho sempet-sempetnya senyum sebelum ngacir ke toilet.

Kelar nonton Hani ngajak makan fastfood yang antrinya super panjang.

Suho disuruh antri. Sama Xiumin juga sih.

"Aku nggak tau kamu sukanya beef apa chicken burger, aku beli dua-duanya." Suho naruh nampan di depan Irene.

"Ih, masa nggak tau." Kritik Hani. "Kak Irene kurang suka ayam."

"Yaah....." Kata Suho, beneran dia baru tau Irene nggak suka ayam.

Noted! Suho gak tau gimana lagi terima kasih sama Hani.

"Gapapa. Punya kamu mana?" Irene ngeliat Suho cuma beli kentang ukuran large, satu cola, sama dua burger.

Ternyata dia lupa pesen makanannya sendiri. Xiumin cuma bisa geleng-geleng melihat kebodohan sahabatnya itu.

Ya kali ngantri lagi, sekarang aja antrian makin panjang karena udah waktu makan malem.

"Ini makan aja chicken burgernya." Irene ngasih burger ke Suho. "Minumnya bareng aku gapapa?"

Suho ngangguk.

Hani nahan senyum lalu mukul-mukul paha Xiumin di bawah meja, "Bisa aja bapak Suho modusnya."






🏠🏠🏠





Jennie malam minggu ini hang out sama temen-temennya. Ngilangin stress sebelum sidang skripsi.

Ten lagi di dance floor sama Momo, Changkyun udah rada wasted. Sejeong balik duluan dijemput gebetannya.

Herannya, di Ibukota yang seluas ini, kenapa ada Johnny dimana-mana.

Jennie curiga kayaknya Johnny udah pernah menjelajahi setiap club deh.

"Eh, mantannya Jaewon." Sapa Hyungwon, giliran DJnya udah kelar.

"Apasih mantan Kak Seola." Balas Jennie.

Hyungwon cengengesan. "Dih, jadi kangen 'kan. Tanggung jawab lo."

"Good news, everyone." Johnny dateng-dateng nyelip sambil ngerangkul Hyungwon dan Jennie.

"Bagus buat lo, belum tentu buat gua." Kata Hyungwon.

"Bulan depan kita mulai shooting MV! Yeay!" Johnny nepuk tangannya.

Hyungwon sama Jennie nggak keliatan begitu tertarik. Apalagi Jennie yang masih setengah galau.

"Seneng nggak lo? Kita shooting di Bali." Kata Johnny.

"Biasa aja, kalo ke Maldives baru gua tepuk tangan."

"Tahun depan. Kalo kita makin banyak gigs."

"Lo kenapa work so hard sih, John? You're actually not gonna stay in this industry tough?" Tanya Hyungwon.

"What? Can't i enjoy my life?" Kekeh Johnny.

"Terserah lo aja dah." Hyungwon geleng-geleng.

Johnny noleh ke Jennie yang keliatan merenung, bolak-balik scrolling instagram.

"Jennie, pulang sama...."

Jennie menunjuk Ten yang sekarang lagi ngedance sambil megang gelas.

"Jisoo nggak ikut?"

Jennie menggeleng.

Bukannya over-confident, tapi siapa yang nggak kalau Johnny selalu baik dan kesannya kayak seek her attention?

Selaen karena Jennie yang lagi nggak mood dengan segala ocehan Johnny, dia masih pengen sendiri.

at least, mencari kesenangan dengan status jomblonya yang baru disaat Kai mulai penjajakan sama calon tunangannya.





🏠🏠🏠




Welcome new readers!
Aku tunggu komennya ya sayang-sayangku :)

Saran dong next chapter siapa?

Continue Reading

You'll Also Like

64.9K 5.3K 24
Ini adalah cerita hidupku ~~ JS #Lisoo #gxg * I don't own the video or pic, * credit to the owner
179K 5.9K 5
I like my girl just like I like my money~ REPUBLISH! Copyright ©2018 by Lazy_Monkey96
362K 20.8K 43
Tentang dia yang diasingkan dan tidak pernah dianggap oleh keluarganya sendiri karena dianggap tidak sempurna. hingga suatu hari dia memilih untuk pe...
115K 9.3K 45
[COMPLETED] 𝘚𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘙𝘶𝘮𝘢𝘩, 𝘚𝘢𝘵𝘶 𝘴𝘦𝘳𝘷𝘦𝘳. 𝘉𝘰𝘣𝘳𝘰𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘢𝘫𝘢,𝘐𝘳𝘦𝘯𝘦 𝘢𝘫𝘢 𝘬𝘢𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘶𝘴𝘪𝘯𝘨 𝘭�...
Wattpad App - Unlock exclusive features