Puisi Cabuk

By GadisTurkey

57.9K 3K 77

"Kita banyak belajar tentang cinta- dari mereka yang berhenti mencintai kita" "...Apa harusku lanjutkan langk... More

Tujuan
Doa tertuju
Percaya
Berakhir
Biarkan
Perhiasan dunya
Manusia
Malam
Angin
Cinta Tercemar
Satu Sampai Mati
Hilang
Rentak Yang Hilang
Tak Malu
Takut
...couple(?)
Begitu Jahil
Masih Disini
Rindu Ramadan
Selamat Tinggal Cinta
Terlalu Murah
Penjajah Jiwa
Setia
Menuju Ramadan
Hakim Manusia
Tak Seiring
Menunggu
Tanda Soal (?)
Jangan Kau Usir Ramadan Ini
Peluka Hati
Bukan Yang Terakhir
Pergi
Isbir
Hijrah
Kau
Aku dan dia
Kita
Pilihan
Terbuang cintamu
#Benci
MATI
Mahal
Mohon pergi
#PokokMati
Palsu
Sendiri
Buaya
Aku
Pernah
Jujur
Hidup
Kawan
Sarah Hidayah
Tak pasti
Tak pasti 2.0
Hingga hujung nyawa
Kecewa
Cerita sedih
Aku Terima
Jauh
Pedih
Jawab sendiri
Selfish
Dua jiwa
si airmata
Penghargaan kecil
Untuk apa(?)
kata
Salah
Perpisahan
Tetap ada
Kembali
Puncak kecewa
#
Catatan harian 2.0
Sampai disini
Muhasabah cinta
Dalam diam
Dulu Kini
Terima kasih
Kau ketua?
Salahku
Jangan
Jangan harap
Aku juga
Rapuh
Wahai si engkau
Bianglala
Mana perginya
Stay qowiy
Awak & saya
Semakin rebah
New Year
Kau Pesawat
aku hairan
Jangan menilai dari rupa
lukisan nyata
ayah+ibu
Syukur
Jiwa muda
...
Belum Tentu Di Syurga
Dara Belasan
Rindu Antara Dua Alam
Magnet
Genggam
Hingga syurga
Dirimu
Beku
Berkecai
Sendiri
You've me
Sendiri
Rahsia
Keping-keping
Aku masih cinta
Awan
Aku & Kalian
Lelahku
Ku Cuba
Mengapa masih tetap kamu(?)
Bayu
Mana (?)
Entah
Ragam
Lemah
Dingin
November
Sinar
Alam
Sudah pergi
Luruh lagi
Bukan kamu
Terlalu lewat
Aku mohon
Tong-sampahkan-saja
Kepatahan
Bisu
Terluka
Pilihan
Salah Anggap
Batasan Rasa
Sang Jiwa
Jangan Pergi
Seperti Kita
Jangan biar aku berpaling lagi
Kenyataan Cinta
Kisah Terpanjang
Tuduhan
L A R I
L E L A H
Patah Kata
P E C A H
BUKAN LAGI
Jalan Yang Ku Pilih
Penolakan
Cenderahati
Maaf
Tiada
Selayaknya Aku
Sampai nanti
P a t a h
Duri
Meninggikanmu
Mengapa tidak?
"Hadiah"
....
Hormat mendahului cinta
Kalau bukan
Sementara
Tetap
Ter-babas
Sirna
Mendung
Senantiasa ada
Takkan-lagi-menggangu

Sehelai Kain

392 17 0
By GadisTurkey

Bertiup lembut,
sehelai kain dibelai bayu senja,
sehelai kain yang punya maruah,
maruah anak bangsa negara,
berkibar megah teguh merdekanya.

Perit darah si perkasa mengalir,
hanya untuk sehelai kain berkibar,
berkibar utuh di tanah sendiri,
bukan kain asing lagi.

Darah terus tumpah meluas,
demi maruah yang harus dibela,
biar robek semua,
asal sehelai kain akan terus diatas.

Hari ini,
berkibar teguh sendiri sehelai kain,
kalau dulu punya derita,
sekarang sehelai kain bagai tiada makna,
seakan tiada sejarah hebat disebaliknya.

Kibarannya tidak mampu menggetarkan jiwa-jiwa merdeka anak muda lagi.
Mengapa(?)
Berdiri tegak memandang sepi sehelai kain,
yang sedia berkibar.

Pasakkan diri dengan nilai patriotisme,
agar korban perwira dulu tidak sia semata,
Wahai anak-anak merdeka,
suburkan setia kepada satu negara.
Yang indah bernama "Malaysia".

Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Laungan itu dulu menggegar bumi bertuah,
tanda bebas dari penjajah,
sehelai kain beridentitikan sebuah negara,
turut sedia naik untuk disapa bayu kebebasan.

Puisi ini tercipta buat dia;
Sehelai kain yang bernama Jalur Gemilang.

Salam Merdeka buat anak-anak Malaysia.

#31ogos #1957 #16sept #HariMalaysia #Merdeka #Malaysia #TanahMelayu #Malaya
#AnakMalaysia

Continue Reading

You'll Also Like

5.4K 405 60
MEMILIH, TERPAKSA MENYAKITI, KEJADIAN ITU TERJADI PADA SAAT TIDAK TERJANGKA, HATI PASRAH ATAS KEHENDAK TAKDIR YANG MEMPERTEMUKAN, AKANKAH BERAKHIR BA...
651 66 31
"It's not the same, Diyanah. You know that" "There can still be 'us'. Its just going to be a long distance relationship. I can do it. Untuk kau, aku...
39.8K 1.3K 57
"Eah, berapa kali aku nak cakap dengan kau ha?! Kau memang dasar perempuan yang tak sedar diri patutnya dari dulu lagi aku ceraikan kau!" amarah Fari...
Wattpad App - Unlock exclusive features