Part 1

274 19 16
                                        

"NARUTO" sebuah teriakan dari seorang wanita menggelegar memecah keheningan rumah sederhana dipinggiran kota itu.

"ASTAGA RAMEN, huh kaa-san kau mengagetkanku saja" jawab seorang pemuda bersurai pirang dengan manik biru shappire sambil meregangkan otot tubuhnya.

"KAUUUUU" desis wanita cantik bersurai merah darah yang sudah berkibar bak bendera yang dikibarkan oleh paskibra dihari kemerdekaan.

"Oh ya kaa-san tidak baik pagi-pagi sudah marah ntar cepat tua" ucap dipemuda pirang lalu pergi meninggalkan ibunya yang sudah bersiap untuk melempari putra semata wayangnya itu menggunakan bantal.

Uzumaki Naruto remaja manis yang baru menginjak kelas 2 sekolah menengah atas ini bergegas menuju sekolahnya, sehabis libur panas yang panjang akhirnya ia masuk lagi kesekolah, rasanya baru kemarin ia libur hari ini sudah masuk saja. Batin naruto. Gk ada bersyukurnya lu bang_-

"Ohayou minnaaaaa" ucap naruto kepada teman sekelasnya.

"Ohayou naruto" jawab teman-temannya, naruto melirik kesudut kelas dan tanpa aba-aba ia berteriak, "Kibaaaaa, aku merindukanmu" ucap Naruto dramatis sambil berlari kecil menuju temannya agar bisa memeluk teman sepergoblokannya itu.

"Jangan dekat-dekat naru kau akan membunuhku dengan pelukan mautmu itu" teriak izunuka kiba lalu berlari menuju bangku kekasihnya Nara shikamaru.

Sikucir nanas sudah terbiasa dengan tingkah kekasihnya dan teman pirangnya itu, ia hanya menguap dan membenamkan kepalanya diatas meja. Kata lainnya tidur.

"Hei kalian berdua tidak bisakah kalian diam sebentar saja, oh tuhan rasanya aku ingin meninju kalian hingga tulang kalian hancur" sebuah teriakan yang berasal dari gadis gulali dipojokkan kelas yang sedang ngumpul bersama temannya membahas shipper fujo paling romantis:v

"Oh sakura-chan yang cantik bagaikan dewi kecantikan aprhodite, kumohon ampunilah kami aku dan kiba hanya melepas rindu setelah libur musim panas yang sangat panjang, kau tau" jawab naruto sambil menyatukan kedua tangannya postur sedang memohon.

"Diam kau naruto aku sudah tak mempan lagi dengan rayuan hambarmu itu, lebih baik aku mendengar suara nikmat surga dari para shipper ku" ucap sakura sambil membayangkan hal yang hm...... Ngucap kau sakura.

"Dasar fujo gila" gumam naruto yang untung tidak didengar oleh telinga para ciwi ciwi yang sibuk dengan hayalannya.

"Ekhem" sebuah deheman yang cukup keras menyapa gendang telinga dua makhluk yang masih kejar kejaran ini.

"Siap- ASTAGA GAAAARAAAA" teriakan duo uke paling terkenal seantero sekolah konoha higs school memekakkan telinga para penghuni kelas 11A yang berakhir kedua uke manis itu mendapatkan tamparan sayang dari sakura dimasing-masing kepala mereka.

"Aw, sakura kau manusia atau monster?" Tanya kiba yang diangguki oleh naruto sambil mengelus kepala mereka.

"DIAM" ucapan penuh tekanan tersebut membungkam mulut duo uke paling berisik itu.

"Oh ya gaara sejak kapan kau disampingku?" Tanya naruto bingung.

"Sejak kau mengabaikanku dan malah bermain dengan anjing jadi-jadian ini" jawab gaara datar sambil memalingkan wajahnya kesamping, saat ia memalingkan wajahnya ia dapat melihat wajah neji yang sangat tampan hingga semburat merah muda terlihat sangat jelas dikedua pipinya.

Gaara memalingkan wajahnya lagi kedepan daripada melihat kesamping, bisa-bisa ia pingsan akibat terlalu lama melihat wajah tampan neji, naruto yang berada disebelah gaara hanya senyam-senyum sendiri sambil sesekali melirik kiba.

"Ekhem, wah gaara kenapa mukamu memerah apakah kau sakit" Gaara yang mendengar perkataan Kiba langsung memelototi duo Curug yang sedang menahan tawanya.

for meStories to obsess over. Discover now