Terkuaknya sebuah Fakta

5 0 0
                                    

Musim semi keduaku di dunia novel buatan adikku tiba. Warna merah dan ungu bunga anemonelah yang kini mendominasi taman. Dari pengamatanku, sepertinya bunga ini adalah bunga terakhir yang mekar di musim semi. Artinya sebentar lagi, musim panas akan datang.

Aku masih memandangi langit yang cerah malam itu. Sayang sekali pikiranku tidak secerah langit malam. Tahun ini adalah tahun dimana Tuan Puteri Primrose Foster, Putri Mahkota di Kerajaan Cheshunt ini berulang tahun kesepuluh.

Dan saat itulah, istana akan diserang oleh beberapa penyusup dan Jendral Jacob Hawkins, jendral tertinggi kerajaan, akan terbunuh demi menyelamatkan Tuan Puteri. Setelah ia selamat bersama seorang prajurit dan pelayan pribadinya, ia akan tinggal di Puri Hawkins yang penuh kepalsuan.

Angin dingin berhembus menerpa seluruh tubuhku. Ulang tahun tuan puteri adalah di musim gugur. Itu artinya hanya tersisa waktu beberapa bulan sebelum Jendral Jacob, ayahku, akan meninggal di istana.

Setiap hari, hatiku dipenuhi rasa khawatir dan antisipasi. Aku adalah seorang dokter. Fakta itu tidak akan berubah walau aku berpindah ke dunia lain. Dan di depan mataku, seseorang akan berjalan menuju ke kematiannya.

Aku tentu saja bisa mencegahnya. Ayah sangat memanjakanku, aku tahu itu. Ia juga selalu mengabulkan permintaanku. Tapi... tetap saja. Ia seorang prajurit. Ia bersumpah untuk melindungi nyawa keluarga kerajaan apapun risikonya.

Tapi... apakah itu benar yang terbaik? Tanpa menemukan jawabannya aku memutuskan untuk menutup balkon dan merebahkan diri di kasur. Tapi walaupun aku berusaha memejamkan mata, tidak sedikitpun ada rasa kantuk yang menghampiri. Berulang kali aku mengubah posisi tidur, tapi masih tidak ada perubahan.

Akhirnya aku menyerah untuk tidur dan memutuskan untuk menyalakan lampus gas dengan pematik api, lalu duduk termenung sekali lagi di kursi dekat jendela.

Aku berusaha mengurutkan segala masalah yang tengah kuhadapi sekarang. Pertama, fakta kalau aku masih belum tahu suara misterius yang menangis saat aku tidak sadarkan diri musim panas tahun lalu.

Aku sangat penasaran. Suara itu bisa jadi petunjukku untuk masalah yang tengah kuhadapi.

Tapi, tidak peduli seberapa keras usahaku untuk bermeditasi atau menenangkan diri, suara itu tidak lagi muncul maupun menunjukkan wujudnya padaku. Tapi aku luar biasa yakin jika suara itu berasal dari sesuatu dalam diriku. Karena suara itu bagai menggema dalam tubuhku.

Kedua, aku juga masih belum menemukan solusi untuk insiden ulang tahun tuan putri. Kematian ayah kian mendekat tanpa satupun solusi.

Ketiga, aku belum tahu apakah aku bisa kembali ke tubuh asliku atau tidak. Walau sudah mencari-cari di berbagai buku mengenai penyihir atau sihir, tak ada sedikitpun petunjuk mengenai kebenaran keberadaan mereka.

Mengurutkan masalah memang tidak membawaku kemanapun, tapi setidaknya aku tahu apa yang sedang kuhadapi dan apa yang mungkin bisa diselesaikan. Aku juga bisa memikirkan kemungkinan lanjutan atau efek jangka panjang masalah-masalah itu.

Aku menaikkan sedikit pandanganku dan melihat bayangan seorang gadis kecil berambut biru dan bermata hijau emerald di kaca jendela. Tangan kananku membelai pelan rambut bergelombang panjang dan indah itu.

Tubuh ini bukan milikku. Tubuh ini seperti cangkang kerang cantik yang kehilangan pemiliknya. Kemana pemilik aslinya? Aku juga tidak tahu. Tapi sekarang, aku sepenuhnya mengendalikan dan hidup dalam cangkang cantik ini. Sebuah pertanyaan tiba-tiba terlintas dalam pikiranku. Bukan pertanyaan tapi masalah baru yang membuatku makin tidak bisa tidur.

Bagaimana jika suatu saat nanti ada orang yang tahu kalau aku bukan Lynae Elliott?

Iya. Mau dilihat dari manapun, aku adalah Lynae Elliott, tapi di dalamnya, aku adalah wanita 24 tahun. Jika ada orang yang mengetahuinya, mereka mungkin akan merah besar dan menyuruhku mengembalikan Lynae Elliott yang asli pada mereka.

I'm Still A Doctor even if Transferred to My Brother Novel!!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang