Prolog

60 7 0
                                        

POV: Author

"Milikku, milikku, dia cuman milikku. Tidak ada yang boleh menyentuhnya kecuali aku."

Lelaki itu menatap laptopnya, menampilkan foto seorang lelaki yang tersenyum formal.

Ia tersenyum lalu mengecup layar laptopnya, "Tunggu sampai kita bertemu, manisku dan kau tidak akan menderita lagi."

Di sampingnya, ada banyak foto remaja yang tersusun rapi. Dia mengalihkan pandangannya ke susunan foto tersebut.

"Siapa pun... yang melukainya... hehe..."

"Harus..."

Diambilnya pulpen lalu ia tusuk foto-foto tersebut satu persatu, "Mati, hehe."

Di dalam ruangan itu, dipenuhi foto lelaki yang ada di laptopnya dengan berbagai macam pose dan angle terpanjang jelas memenuhi ruangan tersebut.

"Tunggu aku, manisku..."

Found You [BL]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang