BAGIAN(1):SERINA OLEH:FAIRUZ KHANSA AMIJAYA

931 7 0
                                        

Serina.Iya,Serina nama gue lebih tepatnya sih Serina Athalie Alexander.Nama gue indah bukan?Tetapi tidak dengan hidupku yang jauh dari kata indah.

Mengapa gue berkata seperti itu?Karena gue hidup dirumah yang sudah seperti neraka bagiku,karena gue dijauhkan dan dibenci oleh keluargaku.Banyak yang bilang,keluarga tempat kita berkeluh kesah,dan berbagi cerita.Tetapi tidak bagiku,setiap gue sampai rumah yang gue dapat hanya tamparan,cacian,dan perlakuan kasar dari lelaki yang sangat gue sayang,iya Ayahku.Semenjak ibuku meninggal,sifat ayahku berubah.Menjadi lelaki yang gila kerja dan kasar terhadapku.Ayahku selalu menyalahkan ku atas kepergian ibuku.Ayahku mengira aku lah yang membunuh ibuku.Padahal bukan gue yang membunuh ibuku,ayahku salah paham dan akhirnya membenciku hingga sekarang.

PLAKK

Suara tamparan menggema diseluruh penjuru ruang keluarga di kediaman Alexander.Lebih tepatnya rumah keluarga Serina-ralat rumah yang sangat dibenci oleh Serina yang sudah dianggap seperti neraka.

"DASAR ANAK PEMBAWA SIAL!"Teriak mario-ayah Serina sambil menjambak rambut Serina hingga Serina sedikit terhuyung kebelakang dan merasakan pusing akibat jambakan dari ayahnya tersebut.

Serina diam saja bukan berarti ia tidak berani menjawab.Tetapi jika ia menjawab sama saja dia membangunkan singa yang sedang tertidur.

"KENAPA DIAM SAJA HUH?!"emosi mario kembali terdengar kerna Serina yang diam saja.

"Salah aku sama ayah itu apa sih yah?kenapa ayah benci banget sama aku?"Tanya Serina dengan nada yang melemah

"Masih nanya kamu apa kesalahan kamu hah?!kesalahan kamu adalah kamu sudah membuat Istri saya meninggal!"jawab mario dengan nada yang meninggi

PLAKK

Ayah Serina menampar kembali pipi Serina hingga meninggalkan bercak merah di pipi Serina hingga sudut bibir yang berdarah.Setelah menampar Serina ayah Serina meninggalkan Serina yang sudah terduduk lemah di lantai.

"Hiks hiks kenapa ayah tega sama Serina"Hancur sudah pertahanan Serina untuk menahan tangis yang dari tadi sudah ia pendam.

Serina bangkit dan jalan dengan tertatih menuju kamarnya dilantai dua.Setelah sampai dikamar Serina langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badannya dan juga membersihkan sudut bibirnya yang mengeluarkan darah.Sesudah mandi Serina duduk balkon kamarnya memandang langit sambil tersenyum miris.

••••

"Andai mama masih ada disini"ucap Serina sambil memandang langit dengan tatapan sendu.

Flashback on

"Sayang mama mau ke supermarket dulu ya mau beli bahan bahan di dapur"ucap seorang wanita paruh baya kepada anaknya yang sedang menonton film diruang keluarganya. "Serina mau ikut ya ma,mau sekalian beli cemilan hehe"jawab anak nya yang sudah beranjak dewasa disertai dengan cengiran anak tersebut.

"Yaudah ayo kalau Serina mau ikut mama"jawab Anita-mama Serina sambil menggandeng anak semata wayang nya.

Diperjalanan menuju supermarket,tiba-tiba ada dua orang memakai baju hitam dan penutup mulut menghadang jalan Serina dan Anita yang membuat Serina dan Anita panik pasalnya jalanan yang mereka lewati sepi.

"Siapa kalian?!"tanya Anita dengan nada yang ketakutan

Salah satu dari orang tersebut menghampiri Serina dan membawa Serina sedikit jauh dari Anita

"SERINA!!"teriak Anita saat Serina dibawa agak jauh dari Anita

"MAMAA TOLONGIN SERINA!!"

KUMPULAN CERPEN KELAS 9D 2020/2021Stories to obsess over. Discover now