Disini, diatas balkon kamar Bulan..
"Lo beneran mau pindah Jar?" Tanya Bulan yang menjilati es cream coklat di genggaman nya.
"Iya gitu" Jawab Fajar menatap ke arah langit.
"Tapi lo tetap lanjut sekolah kan?"
"Ya Iya lah, lagian gue pindah ga jauh-jauh amat. Kalau lo rindu kan bisa nelfon gue. Gampang kan"
"Bukan masalah rindu Jar, lo masih punya utang ama gue"
"Yaelah Lan, 30rebu doang. Ikhlasin aja ngapa"
ujar Fajar menarik rambut Bulan yang terkucir satu bak ekor kuda.
"Ga ah, asal lo tau, Itu uang hasil jerih payah gue"
"Ha?, lo kerja? Mana ada yang mau nerima anak 14 tahun"
"14 tahun pala lo!" Bulan melotot kearah Fajar
"Lo maling duit mamah lo kan?"
Bulan yang tadinya melotot mendadak mengerutkan kening nya.
"Eh, lo tau dari mana?" Tanya Bulan pelan
"Serius lo maling?!"
"Jangan berisik bambang"
Dengan refleks Bulan melempar es krim nya ke bawah dan menutup rapat mulut Fajar dengan kedua tangannya.
"Ya ampun!" Teriak seorang wanita dari bawah, es krim yang Bulan lempar, ternyata mengenai kepala Mamahnya.
"Mamah" ucap Bulan menoleh ke bawah.
"BULAN!!"
"Kabur Jar!" Tarik Bulan menuju pintu belakang.
***
Matahari kini berada di arah barat, jam menunjukkan pukul 6 sore dan mereka masih duduk di sebuah lapangan bola Basket.
"Dari kita kelas satu SD sampe kita kelas tiga SMK, lapangan ini ga berubah-berubah ya."
"Nanti gue ubah"
"Iya, tuh gawang basket lo turunin agak bawahan, terus nih pager lo ancurin. Gitu kan?"
"Bukan lah.."
Drrtt..
"Emak gue Lan nge Chat"
Bulan melihat percakapan Fajar dengan Orang tuanya.
"Mamah lo udah nungguin tuh, pulang sana" ucap Bulan
"Tanpa disadari, hari terlalu cepat berlalu ya Lan"
Iya, seperti Fajar yang hanya hadir dalam sekejap lalu pergi.. -ucap Bulan dalam Hati
"Yaudah yuk Pulang, lo kan harus pindah malam ini juga"
"Eh tunggu Lan!" Tarik Fajar
"Apaan?"
"Doa in gue selamet sampai tujuan. Doain gue dapet tetangga yang normal, doain juga orang tua gue ga berantem mulu" ucap Fajar Memeluk Bulan.
#Bulan Pov
Jika Hadir nya membawa kenyamanan, maka perginya meninggalkan kerinduan.
YOU ARE READING
Ga Mood
Teen Fiction"Hidup tuh kalau di perhatiin, gini-gini aja ya, ga ada yang berubah." Ucap Bulan "Ga ah, Itu mah Hidup lo aja." Sahut Fajar "Ih, apaan sih." "dengerin ya Lan, lu masih dikasih hidup hari ini tuh untuk menjadikan hari ini lebih indah dari hari kema...
