Chapter 1

3.7K 196 89
                                        

     "Perhatian kepada para penumpang yang akan berhenti distasiun ini untuk bergantian dan berhati-hati, semoga harimu menyenangkan! saya ulangi.."

Begitulah kira-kira isi pemberitahuan dari balik pintu masinis. Dalam kereta tersebut nampak seorang lelaki manis bersurai silver dengan sejuntai rambut hitam tipis di poninya. Matanya yang berwarna ungu keemasan tersebut berbinar sembari jalan bergantian keluar kereta. Yap siapa lagi kalau bukan Nakajima Atsushi. Di umur ke 18 tahunnya ini akhirnya ia memutuskan untuk berkuliah di Yokohama setelah bimbang memilih perguruan tinggi. Syukurlah penantiannya dalam waktu yang bisa dibilang tidak cepat itu terbayarkan dengan diterimanya ia di suatu Universitas Yokohama, Universitas BSD.

Betapa senangnya atsushi saat menerima email kelulusan tersebut. Ia masuk jurusan arsitektur dengan kemauannya sendiri tanpa paksaan teman maupun keluarga. Ngomong-ngomong soal keluarga atsushi, mereka tetap tinggal dipedesaan sana namun tak lupa untuk selalu mensupport dan memperhatikan atsushi walau jarak memisahkan *eakk so swit bener deh author ngiri boss

Dan berakhirlah disini. Menginjakkan kaki untuk yang pertama kalinya distasiun yokohama.

Atsushi tersenyum lebar.
"inikahh suasana kotaaaa??! rasanya seperti anda menjadi ironmen!" batinnya. wkwk yakali canda gengs.

Ia pun berjalan gontai dengan mengeret koper dan tas dipunggungnya menuju kursi pengunjung. Menunggu kedatangan seseorang.

"Ahh beratnya.." ia melepas tas punggung.
"Hm orang yang akan menemuiku nanti kira-kira seperti apa ya-?"

"Sumimasen.. Apakah kau yang bernama Nakajima Atsushi?" tanya seorang pemuda bersurai coklat dan berkumis tipis sembari membandingkan atsushi dengan handphone yang dipegang nya.

Atsushi terdiam sebentar lalu teringat bahwa pemuda inilah yang ia tunggu, bisa dibilang pembimbingnya dikota ini. "Haik! Watashi wa namae Nakajima Atsushi desu, yorushiku onegaishimasu" ucap atsushi sambil membungkukkan badan.

"Syukurlah tidak salah orang. Perkenalkan namaku Sakunosuke Oda, panggil saja Oda-san. Aku adalah pembimbing yang diceritakan ayahmu, jadi mulai sekarang kau akan menjadi tanggung jawabku disini, mengerti?" jelasnya.

"Baiklah dimengerti. Senang bertemu denganmu oda-san!" atsushi tersenyum manis.

Odasaku membalas senyumnya "Saa.. Ayo! aku akan mengantarmu ke penginapan, tempat kau tinggal dikota ini"

Mereka berdua pun beranjak ke parkiran dan menuju penginapan menggunakan mobil odasaku.

*dipenginapan*

Odasaku memberikan atsushi kunci kamar nomor 11 dilantai tiga, lantai paling atas.

Sebenarnya atsushi tidak begitu suka bagian atas karena pasti melelahkan hanya untuk sekedar keluar membeli camilan. Pfft peduli setan lah pikirnya yang penting ada tempat berteduh dikota orang ini.

Langkahnya bergantian pelan gemetar menaiki tangga dengan membawa koper dan tas yang lumayan berat untuk ukuran body atsushi yang seperti triplek hahah jahat bgt author canda sayang.

"Hahh,,hah,, akhirnya sampai juga dilantai tiga" desahnya kelelahan.

*ting* bunyi pintu lift terbuka memperlihatkan sosok lelaki berambut hitam dengan ujung rambut depannya berwarna putih dan wajah yang bisa dibilang jutek atau tidak terlalu bersahabat itu berjalan perlahan keluar lift.

Atsushi terdiam "demi kami-sama kenapa aku tidak menyadari ada lift dipenginapan ini??! Bodoh! Atsushi bodoh! Bodoh sekaliii!!" batinnya sembari menepuk nepuk kepala sendiri.

KITA [AkuAtsu] [ShinSoukoku]La tua prossima ossessione. Scoprilo ora