Rumah mewah itu kali ini tampak semakin menawan dengan banyaknya hiasan, sang pemilik berdiri tampil mengenakan jas putihnya sambil menggenggam sebuket Lily.
Raut bahagia tak dapat di bendung kala langkah nya semakin dekat pada ranjang yang tepat diletakan ditengah ruangan.
Disana terbaring sosok wanita cantik bergaun pengantin.
Pria itu lalu meletakkan bunga itu perlahan di samping wanita yang kini resmi menyandang gelar istrinya itu.
"Tidur mu sangat nyenyak sayang,, tapi tak apa. karena kau pasti sangat lelah setelah acara pernikahan kita" kata pria itu sambil tersenyum hangat, tangannya terulur mengusap pipi wanitanya itu dengan sayang.
*****************
Di sisi lain, di kediaman mansion Lee tampak beberapa wanita yang tengah duduk bersama dengan perasaan tegang dan khawatir.
Setelah beberapa waktu terdiam akhirnya seseorang mulai berbicara lagi.
"Tolong beritahu tante dimana joohyun sekarang. Tante sangat khawatir padanya terlebih tidak ada kabar sama sekali selama hampir 1 Minggu" ucap seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah ibu dari joohyun, nyonya Lee.
3 gadis itu hanya bisa menunduk dengan rasa bersalah.
"Meskipun saya bukan ibu yang baik, bagaimana pun joohyun tetap anak saya. Jadi dimana dia?" Ucap nyonya lee dengan berlinang air mata.
Sesaat beliau mengingat bagaimana kehidupan nya bersama putri tunggalnya itu, dia bercerai dengan suaminya ketika umur joohyun masih 13 tahun.
Saat-saat itu mungkin waktu yang terberat untuk joohyun tapi sayangnya dia tak ada disamping putrinya itu.
Kebutuhan pokok terus mendesaknya untuk dipenuhi sehingga ia hanya fokus pada karir, namun meskipun kesuksesan telah ia raih ia tetap saja bergelut pada perkerjaan nya hingga tanpa sadar sering membiarkan joohyun sendirian. Yang tentu saja putri nya itu menjadi kekurangan kasih sayang.
Nyonya Lee meremas tangannya kuat, dia benar-benar khawatir dengan putrinya itu.
"Maaf Tante kami benar-benar tidak tahu, kami hilang komunikasi juga seminggu yang lalu setelah berlibur di resort milik kekasih joohyun" kata taeyon
"Kekasih?" Ulang nyonya Lee, perkara anaknya menjalin asmara saja ia tidak tahu menahu, jika joohyun memang kabur dengan pria itu maka hal wajar.
Tapi dalam hati ia tentu tidak rela begitu saja, setelah apa yang ia upayakan haruskah ia juga kehilangan putri satu-satunya?
"Aku tau mungkin joohyun sudah kecewa terhadap ku, tapi bukan kah aku masih ibunya? Setidaknya dia bisa berpamitan jika memang sedang bersama kekasihnya. Apa dia pikir aku ini ibu yang tidak peduli?" Ucap nyonya Lee
"Itu tidak benar nyonya, joohyun meskipun cukup tertutup. Kami tahu dia sangat menyayangi anda, sering kali kami melihat dia menatapi foto nya dengan anda."
Mendengar itu hati nyonya Lee berdesir sakit bak diiris pisau.
"Eum Tante, apakah tante tau joohyun sedang sakit?" Tanya krystal ragu.
"Sakit? Aku melihat selama ini joohyun sehat saja" ucap nyonya Lee membuat mereka menghembuskan nafas berat.
"Jadi mungkin ini juga berkaitan, karena seminggu lalu kita menghabiskan waktu bersama di resort milik suho kekasihnya-"
"Suho? Siapa dia? Dari keluarga mana?" Potong nyonya Lee
"Kehidupan Suho sangat privat Tante, tapi yang saya tau nama lengkap nya hanya kim Suho" kata taeyon
YOU ARE READING
HEALER
FanfictionMature content (!) #1 - Suhoirene # 8 - surene Meskipun ff ini udah tamat tapi tetep Vote dan komen ya karya ini cuma butuh di apresiasi lewat itu. Alias tidak berbayar, terima kasih (◍•ᴗ•◍)❤
