" Gue punya pacar baru mbul."
" Ha? Lagi! Minggu kemarin Lo baru nerima cewek lain loh."
" Udah putus." Cowok itu membalasnya santai sedangakan si cewek sudah menatapnya datar.
Gamma menyengir, tangannya tidak tinggal diam. Dia menangkup wajah Al sebelum mencubit kedua pipi chubby sahabat kesayangannya itu.
" Gemes banget siiih."
Gamma Orionis Melviano, cowok tampan dengan sejuta pesona. Tubuh tegap dan tinggi dengan kulit putih bersih, jangan lupakan wajah rupawannya. Hidung mancung bak prosotan, mata sebiru lautan yang biasa membuat kaum hawa menjerit dengan tatapannya itu, bibir tipis menggodanya sungguh perpaduan yang sempurna, dan satu lagi rambut coklat hitam miliknya yang selalu menjadi kebanggaan nya sendiri.
Sulit rasanya jika berkata tidak terpesona, suka apalagi jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Gamma salah satunya gadis yang saat ini bersama Gamma.
Amalthea Savana gadis dengan tubuh pendek dan wajah menggemaskan, sahabat perempuan satu satunya Gamma. Sudah empat tahun lebih mereka bersahabat, tepatnya saat mereka masih berada dibangku kelas delapan dan saat ini mereka sudah kelas dua belas.
Hanya satu rahasia yang Gamma tidak tau tentang Al, perasaanya.
Al suka Gamma, Al cinta Gamma, bagi Al Gamma segalanya. Ya terjebak frendzone, dengan segala rasa sakit hatinya.
" Levas Gwam, savit bego!" Tangan mungil Al berusaha melepas tangan besar yang masih bertengger dikedua pipinya.
Gamma terkekeh sebelum melepaskannya dan berganti mengelus lembut pipi Al.
" Ngomong apa sih! Sakit mbul?"
Gembul! Bisa dibilang mungkin panggilan kesayangan dari Gamma untuk Al.
Al melirik sinis pada Gamma sebelum menepis tangannya.
" Udah tau nanya lagi, Gamma bego."
Dengan gemes Gamma menyentil bibir mungil nan penuh milik Al membuat Al memekik dan langsung menghadiahi pukulan keras dikepala Gamma.
" Sakit njing." Umpat Al.
" Gue kan udah bilang cewek nggak baik ngomong kasar." Peringat Gamma dengan menatap tajam pada manik hitam bening milik Al.
" Kalo nggak lupa Lo juga sering ngomong kasar." Balas Al sedikit keras, tapi matanya terus menghindar dari mata biru yang saat ini sedang menatapnya intens.
" Gue kan cowok, jadi boleh boleh aja. Mbul Lo cewek, entar nggak ada yang suka sama Lo. Nggak heran sih mbul Lo masih ngejomblo dari lahir ampe sekarang." Padahal selama ini dia yang membuat cowok cowok yang berniat mendekati Al mundur teratur.
" Aaaah berisik Lo. Awas aja kalo gue udah punya pacar, gue nggak mau lagi jadi sahabat Lo." Kedua pipi chubby Al mengembung, dia sedikit menjauhkan duduk nya dari Gamma.
Al ngambek mode on. Gamma menarik nafasnya pelan sebelum menggeser tubuhnya menjadi lebih dekat dengan Al.
" Jangan deket deket!" Bentak Al.
" Lo marah mbul!"
Ingin rasanya Al mengabsen seluruh penghuni kebun binatang didepan wajah Gamma.
Al memejamkan matanya beberapa saat sebelum menatap serius pada Gamma.
" Lagian gue juga udah ada gebetan kok, Lo pikir cuman Lo doang yang bisa Gonta ganti pacar tiap Minggu."
" Nggak usah bercanda." Balas Gamma dengan menatap serius pada Al.
" Siapa juga sih yang bercanda." Ketus Al.
" Banyak tuh yang suka sama gue di sekolah tapi gue nya aja yang nolak, tapi gue udah punya gebetan. Inget itu, GEBETAN!" Lanjut Al didepan wajah Gamma.
" Siapa?"
" Kepo lo, gue masih marah sama Lo ya."
" Mbul serius! Siapa gebetan Lo?"
Mata sebiru lautan itu menyorot tajam pada Al.
YOU ARE READING
MENEPI
Teen FictionWAJIB FOLLOW!!! Friendzone! Kata-kata keramat bagi mereka yang terjebak didalamnya. Begitupun dengan Amalthea Savana yang mencintai dalam diam sahabat tercintanya Gamma Orionis Melviano. 4 tahun bukan waktu yang singkat bagi Al untuk menyembunyikan...
