Padahal malam itu Jungkook tidak pernah merasakan pertanda apapun, tapi tiba-tiba saja ada pemuda yang datang dan memeluknya sambil berkata, "Akhirnya sayang, aku menemukanmu."
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Aku sungguh tidak tahu jika dikehidupan sebelumnya aku adalah orang yang paling ditakuti, dihormati dan paling dicari. Bahkan sepertinya dikehidupan kali ini tuhan masih tidak menerima kehadiranku dan membuatku terlahir kembali dengan keadaan yang tidak jauh berbeda.
Nyatanya garis keturunan sebagai mafia memang sudah ada didarahku bahkan dari ratusan tahun yang lalu, mungkin karena semua dosa dari membunuh itu yang membuatku tidak diterima oleh dewa dan memintaku untuk reinkarnasi.
Lalu pemuda yang berada disamping ku saat itu, ia memiliki mata yang sunyi dan wajah kelam yang membuatku tidak bisa melupakan wajahnya. Seketika otakku penuh dengan pertanyaan, "Apa ia sudah terlahir kembali sepertiku?"
"Apa dia mendapatkan ingatan seperti yang aku dapatkan?"
Setidaknya saat aku tiba-tiba mendapatkan memori itu aku sedikit sadar, ternyata ini alasan mengapa aku tidak bisa membuka hati pada siapa pun. Karena cantiknya pemuda itu tidak ada yang bisa mengalahkan.
Jeon Jungkook
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Nenek tua itu berkata bahwa ingatan yang aku ceritakan padanya adalah hadiah dari karma buruk yang tertumpuk bagai sampah dikehidupan sebelumnya. Ia juga berkata bahwa kesialan akan segera mampir bertubi-tubi jika aku nekat mencari tahu mengenai ingatan itu.
Maka semenjak aku mengetahui semua ingatan aneh itu dan disambung ucapan nenek tua penjual jajanan anak sd didepan gang, aku tidak pernah menjauh dari tanah kelahiranku. Bahkan saat aku menerima beasiswa penuh keluar dari pulau ini pun, aku tetap berpegang teguh untuk tidak meinggalkan tanah kelahiran ku.
Sampai seorang pemuda datang menghampiriku, ia menyetuh pundak ku dan menatapku dengan amat dalam. "Apa kau Jeon Jeongguk?"
Aku segera berkata bahwa namaku Jeon Jungkook, tapi ia menyangkalnya bahwa aku adalah Jeon Jeongguk. Aku jelas tahu wajah itu, wajah yang memasang senyuman tanpa dosa yang datang padaku. Dan terlebih aku masih tidak mengerti mengapa bisa bertemu dengannya padahal aku tidak pergi meninggalkan pulau. Tidak mungkin ia mengingat seperti yang aku mimpikan setiap malam itu kan?
Sampai dihari aku datang lagi ke nenek tua itu dan dirinya hanya berkata, "Kesialanmu akan datang disaat pemicunya datang. Jangan sampai dosa lama terulang kembali, tuhan memberimu kesempatan untuk membuat dosa itu hilang, bukan untuk mengulangnya." lalu setelah itu nenek itu tidak pernah terlihat lagi disana. Bagai ditelan bumi, ia menghilang sejalan dengan kepercayaanku pada keberuntungan. Karena semenjak pemuda itu memaksa masuk kehidupku mulai banyak kesialan yang datang menyapa.
tbc
hehehehe new storyyyyyyyy ini cerita sampingan disaat aku ngetik make out, biar agak refreshing sama tema yang dibawa 🫶🏻
oh iyaa, fyi cerita ini sudah aku buat di tahun 2020 dan udah ada beberapa chapter yang aku tulis, gatau kenapa aku pengen up cerita ini soalnya alurnya menarik pas aku baca xixixi. selamat membaca ayangku 💖💜