” Anisa ” teriakan suara perempuan memanggil anisa.
” ada apa ” ucap Anisa yang sedang menonton tv
” tolong pergi ke warung ” ucap perempuan itu kembali, ia adalah Amira ibu dari Anisa.
” beli apa? ” tanya Anisa yang masih pokus ke layar tv.
” tolong belikan ibu garam yah.” ucap ibunya.
Anisa yang mendengar ibunya menyuruh ia untuk pergi ke warung untuk membeli garam, ia malah menghiraukannya.
” Anisa ” teriak ibunya dari dapur.
” hmmmm ibu nih ya, lagi asik nonton juga ” gumam Anisa
★★★★★★
Anisa berjalan menuju warung yang tak jauh dari rumahnya.
Tiba tiba ada sebuah motor yang melaju sangat cepat, sehingga membuat Anisa terkena cipratan air dari lubang.
” aduh, gila tuh orang, awas aja ya kalau ketemu ” ucap Anisa sambil membersihkan pakaiannya yang terkena air.
Tiba tiba motor itu berhenti.
Anisa yang mendengar suara motor seperti di depannya ia pun langsung menoleh.
” heh, buka nggak ” ucap Anisa sambil melihat lelaki itu dengan tatapan marah.
” sorry ” ucap leleaki sambil membuka helm nya.
Anisa yang melihat lelaki itu terdiam sejenak, karna ketampanannya.
Kemudian ia berfikir ia tak mungkin menyukai lelaki seperti itu.
” sorry Lo bilang, baju gue udah kotor, gara gara siapa, gara gara Lo ” ucap Anisa sambil mengarahkan ibu jarinya ke depan muka lelaki itu.
” baju Lo tadinya juga udah kotor ” ucap lelaki itu sambil melihat baju anisa, tak peduli.
” enak aja ” kata ku
” terus Lo mau apa ” ucap lelaki itu datar.
Anisa bingung harus berkata apa, karna tak mungkinkan, ia harus meminta baju ke lelaki yang tak ia kenal.
Lagi pula rumahnya dekat tinggal langsung ganti baju aja ke rumah, tapi Anisa ingin kalau lelaki itu mendapatkan balasan yang setimpal atas perbuatannya.
” di tanya malah diem ” ucap lelaki itu.
Anisa melihat ke arah wajah lelaki itu dan melihatnya dengan tatapan sinis.
Kemudian ia mengambil lumpur, dan menaburkannya di jaket lelaki itu.
Sontak lelaki itu terkejut dan turun dari motornya dengan ekspresi marah.
Anisa yang melihatnya dengan ekspresi seperti itu, sangat puas.
” apa apaan sih ” ucap lelaki itu sambil membersihkan jaketnya.
” makannya bawa motor itu yang bener ngerti ” sambil berjalan ke arah warung.
Lelaki itu hanya menatap Anisa dengan sangat marah, sedangkan anisaMerasa sangat puas.
★★★★★
” hahahaha emang enak, rasain tuh biar tau rasa dia, malu ntar dia di jalan haha ” ucap Anisa masih berjalan menuju warung.
Anisa pun sampai di warung.
” rame banget ” gumam Anisa.
” bu, beli garamnya 1 ” ucap Anisa
ŞİMDİ OKUDUĞUN
semua karna allah
Genç Kız Edebiyatınamaku Anisa aku terlahir dari keluarga yang berkecukupan, umurku 19 tahun, dan aku baru saja lulus dari SMA negeri 1, namun sayang aku tak bisa melanjutkan kuliah, karna orang tua ku harus meninggalkanku di pesantren. sebelumnya aku menolak, namun...
