Xiao Luhan atau orang-orang memanggilnya dengan nama Luhan, pemuda berusia 23 tahun yang sedang berada didepan komputer, Yap! rutinitas nya setiap hari, bekerja di perusahaan Wu Cooperation menjabat sebagai sekertaris dari CEO Wu Yi Fan, direktur utama dari Wu Cooperation, baru tahun yang lalu dilantik oleh ayahnya tuan besar Wu. siapa yang tidak mengenal keluarga Wu? bahkan jika kau menanyakan nya kepada gelandangan di pinggir jalan pun mereka akan tau siapa keluarga Wu. Keluarga terpandang, disegani, berkuasa di daratan China. Pemegang perusahaan-perusahaan besar.
Luhan beruntung bisa bekerja disini, melihat tidak mudah melamar kerja disini. Banyak ketentuan-ketentuan yang harus dimiliki calon pekerja. Dan sekali lagi Luhan beruntung bisa memiliki semua ketentuan-ketentuan itu dan tentu saja gajih yang tidak sedikit membuat Luhan semakin betah bekerja disini. Sebenarnya luhan sudah lama bekerja disini namun baru 1 tahun yang lalau dia menjabat sebagai sekertaris, ya bersamaan dengan dilantiknya Wu YiFan sebagai CEO baru di perusahaan ini. Wu YiFan menjadi CEO saat usianya berumur 26 tahun dan dia sekarang berusia 27 tahun.
Ah kalian tau CEO baru itu juga sangat tampan, sanagt tinggi, dan ugh di sangat-sangat mirip tokoh-tokoh anime saking tampannya. Luhan bahkan sangat mengagumi bosnya itu. Tapi sayang dia Sudan beristri, Wu YiFan menikah dengan model terkenal Liu Yifei 4 bulan yang lalu.
'Aku bahkan sangat suka saat dia bicara, apalagi saat memanggil namaku dengan suara bass nya, oh yatuhan kau membuatku gila. shit! luhan apa yang kau pikirkan! dia bossmu!'
Luhan menggelengkan kepalanya berusaha fokus pada pekerjaannya lagi. Tapi dia tidak bisa berbohong kalau dia menaruh rasa kepada boss nya itu. Jantungnya selalu berdegup dengan kencang saat berada didekat Kris, omong-omong Wu YiFan lebih terkenal dengan nama Kris. Saat tau Kris sudah beristri Luhan langsung mencoba menghilangkan rasa suka itu, bagaimanapun dia tidak mau disebut perusak rumah tangga orang okay?
"Luhan" Luhan terlonjak dari lamunan nya, dia langsung menoleh ke sumber suara dan ternyata Kris yang memanggil, dia ada di hadapannya sekarang, Luhan mendongak menatap Kris dari bawah, mengingat dia masih duduk di kursi kerja nya. Bukanya menyahut Luhan malah asyik menatap wajah diatasnya pikiranya seolah hilang entah kemana, dia terpaku pada wajah yang sekarang sedang ia pandangi, pemilik hatinya satu tahun ini. Jantungnya berdegup dua kali lebih cepat.
Kris bingung kenapa Luhan malah memandanginya begitu, okay Kris akui memang dirinya tampan tapi kenapa Luhan sampai tidak berkedip seperti itu, setampan itukah dia? Kris melambaikan tangan didepan muka Luhan "Hei, Lu are you okay?"
"H-Hah? o-oh maaf, iya aku okay. j-jadi kenapa kau memanggilku?" Luhan gugup sendiri dia menyesal telah menetap wajah Kris yang membuat pikiranya langsung diisi oleh wajah Kris. 'bodoh kau xiao lu! bisa-bisanya kau mempermalukan dirimu di hadapannya' Luhan menepuk jidatnya pelan.
"Aku hanya ingin menanyakan tentang berkas yang kemarin, apa kau sudah mengambilnya di ruangan Mr. Lee? aku akan menandatangani nya" Kris menjelaskan kedatangan kehadapan luhan. Luhan langsung paham dan mencari berkas yang dimaksud Kris.
"Ini, aku sudah mengambilnya tadi siang" Luhan menyodorkan berkas yang Kris cari.
"Okay, Terimakasih lu. Kau bisa ke ruangan ku sebentar? aku ingin membahas meeting untuk klien ku besok" Kris menerima berkas itu dan bersiap kembali keruangan nya.
"Ahh baiklah aku akan keruanganmu" Luhan beranjak dari duduknya dan memasuki ruangan bossnya itu.
Luhan duduk di sofa yang terdapat di samping jendela. Sedangkan Kris sedang menandatangani berkas yang tadi diberikan luhan.
YOU ARE READING
My Boss Is My Boyfriend!
FanfictionLuhan kira Yifan -bossnya tidak memiliki perasaan apa-apa kepadanya. Dia kira status mereka hanya sebagai Boss dan Asisten saja untuk selamanya. Sampai malam itu tiba, semuanya berubah 180° Luhan tau bukan hanya dia yang memiliki perasaan kepada ata...
