SORAA!!!
ALEAA!!!
Seluruh pasang mata lemah tak berdaya, mulut yang tak mampu berkata, hanya diam penuh air mata memandangi sosok yang kini terbaring tak berdaya, dengan wajah pucat dan tangan dingin yang menutupi luka...
Siang itu seolah mimpi buruk yang menjadi nyata
Tim medis datang dan dengan cepat menangani sosok itu dan membawanya ke rumah sakit dengan dua orang pria yang ikut masuk ke ambulans untuk menemani wanita itu.
Sepanjang jalan penanganan terus dilakukan oleh tim medis. kedua pria tersebut tak berhenti memohon berharap dan berdoa agar wanita yang mereka cintai selamat.
Carel : "Ku mohon bertahan lah Sora.. " ( ucap carel sambil mendekap erat tubuh Alea dengan wajah yang pucat )
Adnan : "Alea... gue mohon... kasih gue kesempatan, maafin gue, gua mohon bertahanlah, gue gk mau kehilangan lo buat yang kedua kalinya..." (sambil memegang erat tangan alea yang penuh darah)
Alea berusaha tersenyum meski air mata terus membasahi pipinya, sambil sekuat tenaga menahan luka yang penuh dengan darah.
Ambulans sudah sampai di UGD, tim medis bergegas membawa alea ke ruang operasi. Sedangkan carel dan adnan tetap setia mendampingi.
Suster : "Maaf pak, bapak dilarang masuk, silahkan tunggu di ruang tunggu ya pak, biar dokter yang menangani pasien" ( sambil berlari masuk keruang operasi)
YOU ARE READING
Usai
ChickLit"Kisahnya telah usai... bahagia dan lukanya telah pergi... beristirahatlah dengan tenang..."
