PROLOG

1.2K 44 0
                                        

Salahkah? Jika aku egois? Salahkah jika aku menginginkan dia sebagai miliku satu-satunya? Terlalu besarkah permintaanku, saat aku meminta dia setia padaku hingga aku mati? Salahkah aku karena mengambil sesuatu yang tidak seharusnya jadi milikku?

Pepatah mengatakan "Cinta pertama tidak akan pernah terlupakan". Lalu bagaimana jika ternyata cinta pertamaku tidak bisa melupakan cinta pertamanya??

Omong kosong jika masalalu hanyalah masa lalu!! Banyak orang yang hidup bersama masa lalunya dan bahkan banyak pula orang yang kembali kepada masalalunya. Salahkah aku karena tidak memiliki masalalu?!

Cinta yang ku tanam tumbuh semakin tinggi semakin dalam. Kehidupanku indah setelah DIA menemani setiap langkah kakiku. Wajahnya selalu menjadi pemandangan pertamaku saat aku membuka mata. Tangan hangatnya selalu memberi kehangatan dan keamanan buatku tatkala aku ketakutan. Jari-jarinya piawai membelai air mataku. Dan motivasi nya selalu menjadi pegangan setiap langkahku.

DIA yang Tuhan pilihkan untuk jadi pendampingku, yang ayahku restui untuk jadi Imamku, yang aku pilih sebagai suamiku. Dekapan hangat yang selalu aku rindukan, perlahan memudar dan tampak dingin. Kejenakaannya berubah serius, dan keterbukaannya perlahan jadi rahasia.

Salah kah aku karena menjadi penghalang kisahnya? Aku mencintainya sampai tak tau aku dimana. Aku tak bisa membencinya. Aku tidak mau kehilangannya. Tapi bagimana jika aku bukanlah tulang rusuknya yang hilang? Lalu bagaiman jika aku bukanlah Cinta sejatinya??

Orang bilang, Cinta itu indah.. Seperti terbang ke angkasa luas dengan hati berbunga-bunga. Kenapa tidak terjadi denganku? Kenapa tuhan memberiku cinta sepahit ini? Dosa besar apa yang sudah aku lakukan sehingga tuhan menghukumku dengan hukuman seberat ini? Katanya tuhan tidak akan menguji hambanya melebihi kekuatan hambanya itu sendiri, tapi kenapa ujian ini sampai membuat aku kesulitan dalam bernafas??

Aku hanya wanita biasa wajarkan jika aku banyak keinginan.

Aku tidak sanggup menghadapi semua ini, aku ingin pergi, aku ingin berlari, aku ingin sembunyi. Aku tidak ingin siapapun melihat air mataku, aku tidak mau siapapun menatap iba kepada lukaku. Aku juga tidak bisa berdiri dengan kedua kakiku.. Aku tidak punya topeng yang akan selalu tersenyum walau wajah asliku menangis tersedu.

Semua orang punya kisah perjalanan hidupnya masing-masing.. Dan kisahku adalah milikku. Hanya sepi dan air mata yang selalu menemani hari-hari burukku. Teringat mama, yang tangannya selalu hangat ketika membelai kepalaku di saat aku menangis karena sesuatu hal sepele. Aku rindu mama. Jika tidak ada cinta tersisa untukku, setidaknya aku yang masih punya cinta.. Mungkin aku bisa mencintai diriku sendiri tanpa akan menyakiti. Hidup tidak selalu indah, biar begitu harus tetap dijalani kan?? Luka, biarlah menganga.. Paling kalo gak sembuh, ntar juga mati. Mau gimana lagi?

❤❤❤

Prolog nya gak kuad 😭😭😭
Itu kata-kata keluar dari mana?? Siapa yang naro bawang nih??

Aku Hanya Wanita BiasaDes histoires addictives. Découvrez maintenant